FIFA Janjikan Dana Hibah Rp448 Miliar per Negara Hasil Keuntungan Piala Dunia 2026

SKOR.id - Federasi Sepak Bola Internasional alias FIFA bersiap mengucurkan dana segar dalam jumlah yang fantastis kepada anggotanya.
Setiap anggota FIFA dijanjikan akan menerima alokasi dana sebesar 25 juta dolar AS atau setara 448 miliar rupiah.
Komitmen besar ini disampaikan langsung oleh Presiden FIFA, Gianni Infantino, dalam pertemuan Dewan FIFA yang berlangsung di Zurich, Swiss.
Dana hibah yang begitu besar ini adalah dampak langsung dari kesuksesan komersial gelaran Piala Dunia 2026.
Baca Juga: Puji Erick Thohir, Presiden FIFA Belum Bisa Lupakan Kemenangan Timnas Indonesia
Baca Juga: PSSI Cari Lawan Alternatif untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday November 2026
Secara total, FIFA menaikkan anggaran investasi globalnya menjadi 6,35 miliar dolar AS untuk periode 2027-2030, meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan dengan periode anggaran sebelumnya.
"Seperti yang telah dikatakan berkali-kali sejak 2016, uang FIFA, termasuk cadangannya, adalah milik 211 Asosiasi Anggota FIFA, dan proposal untuk meningkatkan investasi di seluruh Asosiasi Anggota FIFA, konfederasi, dan pemangku kepentingan lainnya menjadi 6,35 miliar dolar AS bertujuan untuk memperkuat komitmen teguh kami dalam mendukung pengembangan sepak bola dan akses global secara lebih lanjut berkat hasil finansial yang luar biasa dari Piala Dunia FIFA 2026," ujar Infantino.
"Dalam sepuluh tahun sejak saya menjadi Presiden FIFA, kami telah melangkah dari 1 juta dolar AS per Asosiasi Anggota FIFA menjadi masing-masing 25 juta dolar AS di seluruh dunia. Pada saat yang sama, saya ingin berterima kasih kepada semua orang yang telah memberikan saran selama beberapa bulan terakhir mengenai distribusi dana FIFA kepada 211 Asosiasi Anggota FIFA kami karena kita perlu menatap ke depan dalam semangat persatuan dan demi kepentingan terbaik sepak bola."
Meski dana melimpah ini sudah dialokasikan, setiap asosiasi sepak bola negara tidak bisa langsung mencairkannya begitu saja karena FIFA menerapkan sistem kontrol dan audit yang ketat demi menjaga transparansi tata kelola finansial.
Seluruh prosedur pengucuran dana ini harus melewati beberapa tahapan formal organisasi terlebih dahulu.
Pada bulan Desember 2026 nanti, komite terkait bersama Dewan FIFA dijadwalkan memfinalisasi persyaratan kelayakan, mekanisme pengajuan, sistem persetujuan, hingga regulasi audit yang kemudian akan dimasukkan secara resmi ke dalam Laporan Tahunan FIFA.
Setelah tahapan tersebut selesai, rencana anggaran dan regulasi distribusi ini akan dibawa ke Kongres FIFA ke-77 pada bulan Maret 2027 untuk mendapatkan persetujuan akhir.
Langkah berlapis ini diharapkan dapat meminimalkan risiko penyalahgunaan anggaran sekaligus memastikan bahwa keuntungan dari turnamen akbar dunia benar-benar kembali untuk memajukan sepak bola di tingkat akar rumput secara merata.
Sumber: FIFA, Google
