Home > Other Sports

Debut Megawati Hangestri Dapat Pujian dari Pelatih Hyundai Hillstate, tapi Kekalahan Harus Dievaluasi

Penampilan perdana Megawati Hangestri bersama Hyundai Hillstate di KOVO Cup 2026 berakhir dengan kekalahan dari Korea Expressway Hi-Pass.
Image
Teguh Kurniawan Editor : Teguh Kurniawan
Pevoli putri Indonesia, Megawati Hangestri, kembali berkarier di Korea Selatan bersama Hyundai Hillstate. Sumber:(Grafis: Deni Sulaeman/Skor.id)
Pevoli putri Indonesia, Megawati Hangestri, kembali berkarier di Korea Selatan bersama Hyundai Hillstate. Sumber:(Grafis: Deni Sulaeman/Skor.id)

SKOR.id - Debut Megawati Hangestri bersama klub barunya, Hyundai Hillstate, berakhir suram.

Mengawali KOVO Cup 2026 versus Korea Expressway Hi-Pass di Jinnam Gymnasium, Yeosu, Korea Selatan, Rabu (14/10/2026), mereka menelan kekalahan telak 0-3 (17-25, 16-25, 18-25).

Meski demikian, performa Megawati tetap dapat apresiasi dari sang pelatih Kang Sung-hyung.

Opposite kebanggaan Indonesia itu menyumbang 14 poin buat Hyundai Hillstate, dengan tingkat keberhasilan serangan mencapai 35 persen.

Catatannya hanya kalah dari sesama rekrutan anyar asal Amerika Serikat, Jordan Wilson, yang membukukan 15 poin.

Buat pemain yang baru pulih dari cedera panjang, apa yang dilakukan Megawati memang layak dapat pujian. Apalagi ini penampilan perdananya setelah sekian lama.

Baca Juga: Megawati Hangestri Siap Ukir Babak Baru di Liga Voli Korea

Baca Juga: Megawati Hangestri Putuskan Mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia

Namun, Kang Sung-hyung mengakui bahwa hal tersebut tak menutupi sejumlah kekurangan yang diperlihatkan Hyundai Hillstate sepanjang laga kontra Hi-Pass.

"Baik Megawati maupun Jordan tampil cukup baik dalam hal serangan. Namun, pertandingan ini juga memunculkan hal-hal yang selama ini kami khawatirkan," ujar sang pelatih via My Daily.

"Banyak kesalahan yang terjadi, dan koordinasi antara setter Kim Da-in dengan Megawati serta Jordan masih belum padu. Lawan bermain lebih baik di semua aspek, baik menyerang maupun bertahan," lanjutnya.

Hyundai Hillstate tercatat melakukan 17 error melawan Hi-Pass, jumlah yang hampir dua kali lipat dibandingkan lawan (9).

Selain itu, Coach Kang juga menyoroti lemahnya pertahanan Hillstate, terutama di area middle blocker.

Setelah kehilangan pemain senior Yang Hyo-jin yang memutuskan pensiun, mereka belum menemukan komposisi yang pas.

"Harusnya ada lebih banyak blok efektif dari lini middle blocker, tetapi kami gagal melakukan itu," kata Kang Sung-hyung.

"Mengingat adanya perubahan pada posisi middle blocker dibandingkan musim lalu, gaya tim juga berubah secara signifikan. Jelang pembukaan musim reguler, kunci utamanya adalah para pemain harus segera beradaptasi dengan warna tim yang baru," pungkasnya.

Kekalahan dari Hi-Pass membuat Hyundai Hillstate kini tersungkur ke dasar klasemen Grup B KOVO Cup 2026.

Meski sama-sama belum mengoleksi poin, tapi mereka kalah statistik dari GS Caltex yang sebelumnya mampu mencuri satu set dari Hi-Pass (kalah 1-3).

Jumat (16/10/202) nanti, Hyundai Hillstate akan bertemu GS Caltex pada laga pamungkas Grup B.

Ini bukan hanya menjadi penentu siapa yang akan mendampingi Korea Expressway Hi-Pass ke semifinal KOVO Cup 2026, tapi juga kesempatan untuk memperbaiki sejumlah kekurangan yang terlihat pada laga sebelumnya.

Sumber: My Daily

× Image