Home > Super League

Bernardo Tavares Akui Ketajaman Persebaya Masih Jadi Masalah

Ketajaman Persebaya di depan gawang lawan masih belum memuaskan dalam empat pertandingan Super League musim ini.
Image
Muhamad Rais Adnan Editor : Muhamad Rais Adnan
Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares. (Grafis: Kevin Bagus Prinusa/Skor.id) 
Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares. (Grafis: Kevin Bagus Prinusa/Skor.id)

SKOR.id – Ketajaman Persebaya Surabaya di Super League 2026-2027 masih jauh dari kata memuaskan. Meski belum terkalahkan hingga pekan keempat, statistik menunjukkan Bajul Ijo belum cukup efektif dalam mengonversi peluang menjadi gol. Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, pun mengakui timnya seharusnya bisa tampil lebih tajam di depan gawang.

Persebaya baru mengemas empat gol dari empat pertandingan yang telah dijalani. Artinya, tim asal Kota Pahlawan tersebut rata-rata hanya mencetak satu gol dalam setiap laga, meskipun telah melepaskan 39 percobaan tembakan.

Dari total tembakan tersebut, hanya 14 yang mengarah tepat ke gawang lawan. Statistik ini memperlihatkan bahwa Persebaya masih memiliki pekerjaan rumah, baik dalam akurasi tembakan maupun efektivitas penyelesaian akhir.

Persoalan tersebut kembali terlihat saat Persebaya menghadapi Isenmulang Kalteng FC pada pekan keempat. Bajul Ijo memang berhasil mengamankan kemenangan 1-0, tetapi satu-satunya gol dalam pertandingan itu lahir melalui eksekusi penalti Alex Martins pada penghujung babak pertama.

Baca Juga: Super League 2026-2027: Jadwal, Hasil dan Klasemen

Baca Juga: Emil Audero Ingin Timnas Indonesia Merepotkan Negara Eropa

Padahal, Persebaya memiliki sejumlah kesempatan untuk memperlebar jarak. Mereka bahkan mencatatkan lima tembakan tepat sasaran, sedangkan Isenmulang FC sama sekali tidak menghasilkan tembakan yang mengarah ke gawang.

Alex Martins sempat mendapatkan dua peluang tambahan pada babak kedua, tetapi gagal mengonversinya menjadi gol. Saddil Ramdani juga belum berhasil memaksimalkan kesempatan yang didapat.

Situasi tersebut membuat Bernardo Tavares mengakui bahwa anak asuhnya belum cukup akurat dalam memanfaatkan peluang. Menurut pelatih asal Portugal itu, tambahan gol seharusnya dapat membuat Persebaya mengendalikan pertandingan dengan lebih tenang.

“Saya setuju, kita menciptakan banyak peluang. Ya, itu benar dan jika kita mencetak gol kedua. Saya pikir pertandingan akan selesai dan mungkin setelahnya para pemain bisa lebih tenang,” ujar Tavares.

Ia menilai jumlah peluang yang diciptakan Persebaya semestinya berbanding lurus dengan gol yang dihasilkan. Tavares bahkan menyebut Bajul Ijo layak mencetak lebih banyak gol jika mampu memaksimalkan kesempatan di depan gawang.

“Tapi saya pikir secara keseluruhan, untuk banyaknya peluang yang kita ciptakan, kita harusnya bisa lebih akurat, karena jika kita mencetak gol kedua dan ketiga, saya pikir itu akan adil,” imbuhnya.

Selain menyoroti efektivitas penyelesaian akhir, Tavares turut mengungkapkan bahwa kondisi lapangan di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, memengaruhi permainan timnya.

Permukaan rumput yang tidak rata membuat Persebaya harus menyesuaikan cara membangun serangan. Kondisi tersebut dinilai kurang mendukung permainan dengan operan-operan panjang sehingga tim lebih banyak membutuhkan penguasaan bola dan kombinasi umpan pendek.

“Karena terkadang kita perlu menguasai penguasaan bola, bisa menciptakan operan-operan pendek karena lapangan tidak terlalu bagus untuk melakukan operan lambung panjang, karena permukaan rumputnya tidak rata,” tutur Bernardo Tavares.

Kemenangan atas Isenmulang Kalteng FC memang menjaga catatan positif Persebaya. Dari empat pertandingan, mereka mengumpulkan delapan poin hasil dua kemenangan dan dua kali imbang untuk menempati peringkat keenam klasemen sementara Super League musim ini.

Namun, Persebaya perlu meningkatkan ketajaman apabila ingin mempertahankan konsistensi hasil sekaligus bersaing di papan atas.

Sumber: Ileague.id

× Image