Kakang Rudianto Dikritik, Pelatih Persib Beri Pembelaan

SKOR.id – Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic, pasang badan untuk Kakang Rudianto yang mendapat kritik dari sejumlah Bobotoh saat menghadapi Dewa United Banten FC. Tolic menilai kritik yang menyasar langsung pemain merupakan sesuatu yang tidak wajar dan meminta suporter untuk lebih bijak dalam memberikan dukungan.
Kakang menjadi sorotan ketika Persib menjamu Dewa United pada pekan keempat Super League 2026-2027 di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (11/10/2026) malam WIB. Dalam pertandingan tersebut, kedua tim harus puas berbagi poin setelah bermain imbang 2-2.
Persib sempat tertinggal melalui gol Egy Maulana Vikri dan Noah Sadaoui, sebelum membalas lewat Balsa Sekulic dan Marc Klok. Di tengah hasil tersebut, performa Kakang menuai kritik dari sebagian penonton. Namun, Tolic tetap memberikan kepercayaan kepada bek muda itu untuk bermain penuh selama 90 menit.
Pelatih asal Kroasia tersebut menegaskan bahwa dirinya merupakan pihak yang paling bertanggung jawab atas keputusan menentukan susunan pemain dan strategi di lapangan. Karena itu, ia meminta kritik lebih diarahkan kepadanya ketimbang kepada para pemain.
Baca Juga: Super League 2026-2027: Jadwal, Hasil dan Klasemen
Baca Juga: Pemain Alami Trauma, PSSI dan APPI Kecam Penyerangan Tim EPA Persib U-18
“Akan selalu ada yang mengkritik, saya sudah mengatakan bahwa jika seseorang harus dikritik, itu seharusnya saya, bukan para pemain, karena saya menempatkan para pemain, saya menempatkan para pemain di lapangan,” kata Igor Tolic.
Tolic juga mengingatkan bahwa Persib tengah menghadapi jadwal pertandingan yang padat. Selain berkompetisi di level domestik, Maung Bandung harus membagi fokus ke dua ajang antarklub Asia, yakni AFC Champions League Two dan ASEAN Club Championship atau Shopee Cup.
Menurutnya, tuntutan bermain di berbagai kompetisi dengan level persaingan berbeda menjadi tantangan tersendiri bagi para pemain, baik dari sisi fisik maupun mental.
“Jadi, ini bukan masalah lelah atau tidak lelah. Jadwalnya memang seperti ini. Para pemain di ruang ganti, mereka ingin tampil dengan baik. Itu tidak mudah. Anda pergi ke pertandingan Liga Champions, itu adalah level lain. Kamu pergi ke Shopee Cup, itu level lain. Bayangkan setiap tiga hari Anda bermain melawan (tim selevel) Persija atau Dewa United,” tuturnya.
Tolic menyayangkan kritik yang secara khusus diarahkan kepada Kakang. Baginya, kritik terhadap keputusan taktik, rotasi, maupun kinerja pelatih merupakan hal yang bisa diterima. Namun, ia menilai menyerang pemain secara individu bukanlah pendekatan yang tepat.
“Untuk mengkritik Kakang atau siapa pun dalam hal ini, itu tidak normal. Seperti yang saya katakan, mengkritik pelatih, Anda bisa mengatakan taktik, bla bla bla, rotasi, bla bla, itu bukan masalah,” sebutnya.
Pelatih berusia 48 tahun itu juga mengingatkan bahwa Kakang bukan satu-satunya pemain yang berpotensi menjadi sasaran kritik. Jika situasi tersebut terus berulang, pemain lain pun bisa mengalami hal serupa.
“Tetapi untuk mengkritik Kakang, itu luar biasa, itu luar biasa (Ironis). Tapi itu bukan Kakang saja, seseorang akan menjadi yang berikutnya. Itu bisa jadi Marc, atau itu akan menjadi Peralta, aku melihat semuanya,” tegas pelatih 48 tahun itu.
Meski memberikan pembelaan kepada Kakang, Tolic memahami bahwa suporter memiliki hak untuk menyampaikan pendapat, termasuk ketika menyaksikan pertandingan secara langsung di stadion. Ia tidak mempermasalahkan kebebasan penonton untuk bersuara, tetapi mengingatkan bahwa teriakan bernada kritik yang berlebihan tidak membantu pemain.
Tolic berharap dukungan mayoritas Bobotoh tetap menjadi kekuatan bagi Persib di tengah jadwal kompetisi yang menantang.
“Jadi, kita hanya perlu tetap bersama, dan sebagian besar, 99,9 persen penggemar bersama kami. Siapa yang ingin berteriak sesuatu, biarkan dia berteriak sesuatu. Dia membayar tiketnya, dia bisa mengatakan apa yang dia inginkan. Tapi itu tidak baik untuk Kakang, ya?” bebernya.
Sumber: Ileague.id
