Home > Balap

MotoGP Indonesia 2026 Sukses Digelar, Erick Thohir Diajak Nostalgia Media Italia

Erick Thohir diajak media Italia bernostalgia soal Inter Milan, di samping kesuksesan menggelar MotoGP Indonesia 2026.
Image
Pradipta Indra Kumara Editor : Pradipta Indra Kumara
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. (Foto: Yogie Gandanaya/Skor.id)
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. (Foto: Yogie Gandanaya/Skor.id)

SKOR.id - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir, hadir langsung pada balapan utama MotoGP Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika.

Pada momen tersebut, Erick Thohir juga turun langsung memberikan penghargaan kepada Marco Bezzecchi yang keluar sebagai pemenang MotoGP Indonesia 2026.

Momen ini juga menjadi sorotan media-media internasional, ketika Erick Thohir menyerahkan trofi kepada Marco Bezzecchi, yang merupakan pembalap asal Italia.

Tak hanya membahas kesuksesan digelarnya MotoGP Indonesia 2026, Erick Thohir juga mendapatkan beberapa pertanyaan menarik.

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PSSI tersebut diserbu media internasional, khususnya dari Italia.

Selain mengapresiasi kesuksesan MotoGP Indonesia 2026, Erick Thohir juga diajak bernostalgia mengenai Inter Milan oleh media Italia, Motosprint.

Erick Thohir mengaku masih mengikuti perkembangan Inter Milan saat ini, yang dipimpin oleh Giuseppe Marotta atau Beppe Marotta.

Ia juga mengungkapkan momen berkesan selama menjabat sebagai presiden Inter Milan, khususnya dalam membangun raksasa Italia tersebut.

"Banyak (memori), saya pikir perjuangan membangun Inter Milan. Sekarang saya senag, Beppe Marotta yang terbaik, membawa banyak piala saat ini," kata Erick Thohir.

"Namun, saya juga ingat ketika kami melakukan restrukturisasi besar terhadap keuangan Inter untuk kinerja yang lebih baik."

"Sekarang hal itu telah terjadi, Inter kembali ke puncak di Italia, saya akan mengatakan di puncak Italia,' ujarnya menambahkan.

Erick Thohir juga mengenang momen terbaik dirinya bersama Inter Milan, khususnya saat bekerja sama dengan Massimo Moratti membangun klub tersebut.

"Kenangan terbesar, ketika mr Moratti mengajak saya sebagai mitra, saya rasa itu yang paling penting. Dia memberi saya kesempatan untuk membangun Inter bersama, dan kemudian kita mengembangkan Inter seperti sekarang ini," ungkap Erick.

Pada momen ini, Erick juga menyebutkan para pemain Inter Milan yang menjadi favoritnya.

"Pada dasaranya, tentu saja, Ronaldo, Ronaldo. Di periode saya adalah Icardi," pungkas Erick Thohir.

× Image