Valorant Champions Shanghai 2026: Paper Rex dan Nongshim RedForce Tersingkir, T1 Jadi Harapan Terakhir Pacific

SKOR.id - Perjalanan Paper Rex dan Nongshim RedForce di VALORANT Champions Shanghai 2026 resmi berakhir setelah keduanya menelan kekalahan pada lower bracket playoff, Jumat (9/10/2026). Hasil ini membuat T1 menjadi satu-satunya wakil Pacific yang masih bertahan dalam perebutan gelar juara dunia VALORANT musim ini.
Paper Rex harus mengakui keunggulan sesama wakil Pacific, T1, dengan skor 1-2. Sementara itu, Nongshim RedForce gagal melewati hadangan wakil Americas, 100 Thieves, yang juga menang dengan skor identik.
Tersingkirnya dua tim tersebut menjadi pukulan bagi region Pacific. Kini, harapan untuk mempertahankan peluang juara dari region tersebut sepenuhnya berada di pundak T1.
T1 Comeback Dramatis, Paper Rex Gagal Bertahan
Pertandingan antara Paper Rex dan T1 berlangsung sengit hingga map ketiga. T1 lebih dahulu mengamankan Lotus dengan skor 13-7, tetapi Paper Rex mampu membalas melalui kemenangan 13-6 di Ascent.
Baca Juga: MPL Indonesia Season 18: Hasil, Jadwal, Klasemen Lengkap
Baca Juga: RRQ Hoshi Terancam Gagal Playoff Lagi, Ini Skenario yang Bisa Selamatkan Sang Raja
Map penentuan, Summit, menjadi panggung comeback dramatis T1. Paper Rex sebenarnya memiliki peluang besar untuk menutup pertandingan setelah unggul 9-3 pada babak pertama dan memenangkan pistol round di paruh kedua.
Namun, keunggulan tersebut tidak mampu dipertahankan. T1 perlahan membangun momentum dan membalikkan keadaan melalui performa impresif Ham "iZu" Woo-joo.
Paper Rex hanya mampu menambah satu ronde sebelum T1 memastikan kemenangan 13-11. iZu tampil sebagai pemain terbaik dengan rating 1,15 dan 290 average combat score (ACS), sekaligus meraih predikat MVP pertandingan.
Kemenangan ini memastikan T1 tetap hidup di lower bracket, sementara Paper Rex harus mengakhiri kiprahnya di Champions Shanghai 2026.
100 Thieves Hancurkan Nongshim di Map Penentuan
Nasib serupa dialami Nongshim RedForce ketika menghadapi 100 Thieves. Wakil Americas tersebut langsung tampil agresif pada map pertama, Split, dan menang telak 13-5.
Nongshim tidak menyerah begitu saja. Mereka bangkit di Sunset setelah bermain imbang 6-6 pada babak pertama. Memasuki paruh kedua, Nongshim tampil lebih disiplin dan sukses mengamankan kemenangan 13-9 untuk menyamakan skor seri menjadi 1-1.
Sayangnya, momentum tersebut tidak berlanjut di Ascent. Nongshim justru kesulitan menghadapi tekanan 100 Thieves dan hanya mampu meraih satu ronde sepanjang map penentuan.
100 Thieves akhirnya menutup Ascent dengan kemenangan telak 13-1 sekaligus mengamankan seri 2-1. Matthew "Cryocells" Panganiban menjadi bintang kemenangan dengan rating 1,41 dan 253 ACS, yang mengantarkannya meraih gelar MVP seri.
Hasil ini menjaga peluang 100 Thieves untuk melangkah lebih jauh melalui lower bracket.
T1 Menjadi Tumpuan Terakhir Pacific
Setelah Paper Rex dan Nongshim RedForce tersingkir, T1 kini menjadi satu-satunya wakil Pacific yang tersisa di Champions Shanghai 2026.
Tantangan berikutnya tidak akan mudah. T1 dijadwalkan menghadapi tim yang kalah dari pertandingan NRG melawan LOUD pada 11 Oktober 2026. Kemenangan akan menjaga asa Pacific, sedangkan kekalahan bakal mengakhiri perjalanan region tersebut di turnamen.
Sementara itu, persaingan lower bracket juga akan semakin ketat setelah pertandingan G2 Esports melawan Team Vitality menentukan langkah kedua tim. Tim yang kalah akan berhadapan dengan 100 Thieves.
Dengan semakin sedikitnya tim yang bertahan, setiap pertandingan kini menjadi penentu. Bagi T1, misi berikutnya bukan sekadar bertahan, melainkan menjaga harapan Pacific agar tetap menyala di panggung tertinggi VALORANT dunia.
