5 Fakta Menarik Mitchell Baker: Dari Futsal Menjadi Mesin Gol Timnas Indonesia

SKOR.id - Nama penyerang Timnas Indonesia, Michell Baker, mencuat seiring keberhasilan tim berjuluk Garuda lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026.
Pemain berusia 19 tahun itu menjadi salah satu pemain kunci, karena berperan sebagai mesin gol Timnas Indonesia dalam turnamen edisi pertama tersebut.
Lima gol diciptakan Michell Baker yang menjadi penentu kelolosan dan membuatnya memuncaki daftar pencetak gol terbanyak FIFA ASEAN Cup 2026.
Faktanya, ia memang merupakan striker haus gol, sebab sejak debut untuk Timnas Indonesia sudah langsung bisa menciptakan hat-trick atau tiga gol.
Baca Juga: Mitch Baker 5 Gol, Timnas Indonesia Pesta Gol ke Gawang Bangladesh
Baca Juga: FIFA ASEAN Cup 2026: Jadwal, Hasil, dan Klasemen Lengkap
Tepatnya dalam laga ASEAN Championship 2026 atau Piala AFF 2026, saat Timnas Indonesia menang 5-1 menjamu Kamboja pada 27 Juli 2026.
Lebih dari itu, terdapat berbagai fakta menarik dari Mitchell Baker sebelum mencuat sebagai mesin gol Garuda. Berikut ini ulasan ringkasnya dari berbagai sumber:
1. Ada 141 Gol dari 121 Laga
Selama sekitar 2,5 tahun membela tim sekolah di Northwood School dan Black Rock FC, pemain yang akrab disapa Mitch ini mencetak 141 gol dari 121 laga.
Catatan tersebut menjadi rekor gol bagi Northwood ataupun Black Rock. Selain rajin menciptakan gol, selama periode tersebut juga ada 39 assist yang disumbang.
2. Latar Belakang Futsal
Mitchell Baker ternyata bukan cuma andal dalam sepak bola, melainkan juga dalam cabang olahraga lainnya seperti futsal, rugby, tenis, dan Australian rules football.
Bahkan ia sempat ikut dalam tim olahraga dayung. Jadi, kemampuan atletiknya tidak hanya terbentu dari sepak bola. Perihal produktivitas gol, sudah dari futsal.
Mitch pernah memperkuat tim futsal Galaxy FC dan meraih dua gelar juara negara bagian pada 2021 dan 2022. Di tahun kedua ia memenangkan Golden Boot.
Trofi serupa juga sempat diraih penyerang tim universitas Georgetown ini, sekaligus MVP atau Pemain Terbaik saat masih bermain futsal di Scotch College, Melbourne.
3. Bermain Musik dan Menulis
Bukan hanya menekuni dunia olahraga, Mitchell Baker punya kegemaran bermain musik berdasarkan profil Georgetown, yakni bisa memainkan piano dan gitar.
Selain itu, di luar lapangan, ia nampaknya juga piawai menulis atau sejenisnya karena sempat menjadi editor surat kabar di sekolahnya selama dua tahun.
4. Keturunan Atlet
Bakat olahraga Mitch ternyata bukan muncul begitu saja, karena merupakan keturunan atlet. Sang ibu, Maureen Baker rupanya pernah menjadi pegolf profesional.
Ia juga sempat bermain softball untuk tim Australia, dan ayah dari Mitchell Baker merupakan pemain olahraga cricket serta Australian rules football.
5. Dipilih Klub MLS
Pada MLS SuperDraft 2026, Mitchell Baker dipilih Colorado Rapids sebagai pilihan ke-10, saat masih berstatus pemain Georgetown, dan mendapat kesempatan melanjutkan karier di sepak bola profesional Amerika Serikat.
