META Jungle Fighter Mobile Legends Kembali Muncul, Ini Alasannya

SKOR.id - META Mobile Legends: Bang Bang kembali mengalami perubahan setelah hadirnya patch update September. Jika sebelumnya Assassin Jungler mendominasi pertandingan kompetitif, kini posisi jungle mulai menawarkan pilihan yang lebih beragam dengan kembalinya Fighter hingga Tank Jungler.
Perubahan tersebut mulai terlihat di panggung kompetitif. Hirara dan Paquito masih menjadi pilihan yang cukup sering diprioritaskan, tetapi sejumlah hero seperti Aulus, Lukas, Guinevere, hingga Alice mulai mendapatkan kesempatan untuk mengisi posisi jungle.
Fenomena ini bukan sekadar akibat buff terhadap beberapa hero. Perubahan terjadi pada META secara keseluruhan, terutama karena komposisi tim kini semakin memungkinkan jungler untuk mengutamakan durability dibandingkan burst damage.
Baca Juga: Daftar Roster Lengkap Semua Tim MPL Indonesia Season 18
Baca Juga: MPL Indonesia Season 18: Hasil, Jadwal, Klasemen Lengkap
Setidaknya ada tiga alasan yang membuat Fighter Jungler berpotensi semakin populer setelah patch September.
1. EXP Laner Tetap Punya Damage Besar
Salah satu faktor utama berasal dari posisi EXP Lane. Meskipun banyak EXP Laner kini menggunakan build yang lebih mengutamakan durability dan berperan sebagai inisiator, ancaman damage dari posisi tersebut tetap besar.
Aulus, Masha, hingga Arlott dapat memberikan tekanan dalam team fight. Kondisi ini membuat jungler tidak harus menjadi satu-satunya sumber damage utama dalam komposisi.
Aulus, misalnya, memiliki scaling yang kuat dan dapat memberikan ancaman ketika memasuki fase tertentu. Sementara Masha mampu bermain agresif dan mengganggu lini belakang lawan.
Dengan pembagian peran yang lebih fleksibel, Fighter atau Tank Jungler dapat fokus menjadi frontliner, mengontrol area, serta membantu mengamankan objektif.
2. Lebih Kuat Saat Perebutan Objektif
Fighter dan Tank Jungler juga memiliki keunggulan dari sisi durability. Mereka mampu bertahan lebih lama ketika Turtle atau Lord menjadi pusat pertarungan.
Perebutan objektif sendiri bukan hanya soal Retribution. Penguasaan area sebelum objektif dieksekusi menjadi bagian penting dari pertarungan.
Jungler yang lebih tebal dapat masuk terlebih dahulu, menerima damage, mengganggu formasi lawan, sekaligus membuka ruang bagi rekan setim. Strategi ini semakin menarik ketika tim memiliki hero late game seperti Cecilion dan Obsidia yang membutuhkan waktu untuk mencapai power spike.
3. Membuat Lawan Keluar dari Zona Nyaman
Popularitas Assassin Jungler membuat banyak tim terbiasa menghadapi hero dengan mobilitas tinggi dan burst damage. Kehadiran Fighter atau Tank Jungler menghadirkan pola permainan yang berbeda.
Invasi jungle, perebutan Turtle, hingga team fight membutuhkan pendekatan berbeda ketika lawan menggunakan jungler yang lebih tebal.
Jika tren ini berlanjut, META jungle di MPL ID dan kompetisi lainnya berpotensi semakin beragam. Hirara dan Paquito masih menjadi opsi penting, tetapi Aulus, Lukas, Guinevere, Alice, hingga Tank Jungler bisa menjadi senjata yang semakin sering muncul.
