Home > World

Gianni Infantino Mantap Calonkan Diri Lagi Jadi Presiden FIFA

FIFA memastikan Gianni Infantino tetap maju mencalonkan diri pada pemilihan Presiden FIFA 2027, yang kabarnya didukung 197 suara anggota.
Image
Muhamad Rais Adnan Editor : Muhamad Rais Adnan
Presiden FIFA, Gianni Infantino (Foto: Mario Sonatha/Skor.id).  
Presiden FIFA, Gianni Infantino (Foto: Mario Sonatha/Skor.id).

SKOR.id - Gelombang tekanan dan kritik keras ternyata tak menggoyahkan langkah Gianni Infantino. Ya, pria asal Swiss berusia 56 tahun tersebut dipastikan mantap untuk kembali bertarung dalam pemilihan Presiden FIFA periode berikutnya, Maret 2027. Meskipun belakangan ini mendapat perlawanan sengit dari kawasan Eropa, posisi sang petahana dinilai masih sangat kokoh di atas angin.

Kepastian Infantino untuk maju kembali dikonfirmasi FIFA, seperti dikutip BBC. Infantino, yang menjabat sejak 2016, saat ini sedang berada di bawah tekanan menyusul rencananya yang dibatalkan untuk menjual saham kompetisi Fifa kepada perusahaan investasi swasta.

Rencana menguntungkan Infantino tersebut memicu kecaman global, dengan badan pengatur sepak bola Eropa, UEFA, mengancam akan memboikot semua kompetisi FIFA, termasuk Piala Dunia.

"Presiden Fifa mengumumkan pada bulan April bahwa beliau akan mencalonkan diri kembali pada tahun 2027," bunyi pernyataan FIFA.

Baca Juga: Super League 2026-2027: Jadwal, Hasil dan Klasemen

Baca Juga: Menghitung Peluang Calvin Verdonk Main di Liga Champions Malam Ini

"Tentu saja, tidak ada yang berubah. Infantino akan mencalonkan diri kembali," tegas FIFA.

Infantino menolak menjawab pertanyaan tentang masa depannya ketika ditanya oleh para wartawan pada ajang Piala Dunia Wanita U-20 di Polandia, Sabtu (5/9/2026) lalu.

Ini adalah pertama kalinya FIFA mengonfirmasi bahwa ia akan maju untuk masa jabatan baru sejak rencana tersebut diumumkan usai Piala Dunia musim panas lalu.

Jika terpilih kembali, Infantino akan menjabat hingga tahun 2031. Hingga pertengahan Juli lalu, Infantino masih dipastikan hampir pasti terpilih kembali. Pasalnya, hampir seluruh anggota FIFA telah memberikan dukungan kepadanya, dan ia tidak menghadapi tantangan yang berarti.

Namun, Asosiasi Sepak Bola Inggris, Skotlandia, Wales, dan Republik Irlandia adalah beberapa pihak yang secara terbuka menarik dukungan mereka sejak rencana Infantino terkait FIFA Forward Enterprise (FFE) diumumkan dan mengundang kritik keras di internal anggota FIFA.

BBC Sport memahami bahwa UEFA optimistis dapat menemukan kandidat untuk bertarung melawan Infantino.

Sementara itu, kandidat yang ingin jadi pemenang dalam pemilihan Presiden FIFA membutuhkan mayoritas sederhana atau lebih dari 50% suara sah, yaitu minimal 106 suara dari total 211 asosiasi anggota FIFA yang memiliki hak pilih. Kabarnya, Infantino kini sudah didukung oleh 197 anggota FIFA.

Hingga saat ini, belum ada kandidat penantang Infantino yang diumumkan, meskipun Presiden Concacaf Victor Montagliani dinilai sebagai opsi yang serius.

Pencalonan harus diserahkan paling lambat 18 November 2026.

Sumber: BBC

× Image