Home > Super League

Shin Tae-yong Bantah soal Hukuman 10 Tahun dari KFA, Pastikan Tak Ganggu Fokus di Persija

Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, menjelaskan soal hukuman dari Federasi Sepak Bola Korea Selatan, Sabtu (25/7/2026).
Image
Taufani Rahmanda Editor : Taufani Rahmanda
Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong. (Foto: Persija Jakarta/Grafis: Kevin Bagus Prinusa/Skor.id)
Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong. (Foto: Persija Jakarta/Grafis: Kevin Bagus Prinusa/Skor.id)

SKOR.id - Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, membantah soal potensi hukuman 10 tahun larangan aktivitas di sepak bola dari Federasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA).

Per Jumat (24/7/2026), menyeruak informasi soal KFA yang bakal menghukum Shin Tae-yong karena masalah yang dialami sebelumnya saat melatih Ulsan HD.

Yakni perihal kontroversi penyerangan kepada pemain yang sempat mengiringi perjalanan singkat pelatih asal Korea Selatan itu di medio Agustus-Oktober 2026.

Dari media Korea Selatan, Komite Disiplin KFA disebut akan memberikan sanksi berat terkait kejadian tersebut setelah ada pertemuan yang berlangsung awal Juli 2026.

Baca Juga: Piala AFF 2026: Jadwal, Hasil dan Klasemen Lengkap

Baca Juga: Piala Presiden 2026: Jadwal, Hasil dan Klasemen

Bahkan media setempat juga menyebut hukuman yang mungkin dijatuhkan mencakup larangan melatih 10 tahun, penangguhan dari kompetisi, dan pengusiran.

Shin tae-yong pun memberikan penjelasan terkait persoalan itu saat mendampingi Persija dalam jumpa pers jelang tampil pada Grup B Piala Presiden 2026.

Ia membantah soal hukuman yang dijatuhkan KFA dan memastikan persoalan dengan klub lamanya tersebut tak menganggu kerja di tim berjuluk Macan Kemayoran.

“Pertama, saya tegaskan bahwa kabar mengenai sanksi 10 tahun itu tidak benar. Sanksi tersebut sama sekali tidak mengganggu saya dalam menjalankan tugas sebagai pelatih Persija,” ucapnya.

“Tidak ada sedikit pun hambatan bagi saya untuk bekerja di sini. Sejujurnya, ada banyak hal yang menurut saya tidak adil. Saya sebenarnya ingin menjelaskan semuanya kepada rekan-rekan media.”

“Namun, sebagai mantan pelatih Ulsan HD, saya memilih untuk menerima konsekuensi tersebut. Saya datang ke Persija untuk bekerja dan memberikan yang terbaik bagi klub ini.”

“Karena itu, fokus saya sepenuhnya adalah Persija. Sekali lagi saya tegaskan, kabar mengenai sanksi 10 tahun itu tidak benar, dan sanksi yang ada sama sekali tidak menghambat saya menjalankan tugas sebagai pelatih Persija,” eks-pelatih Timnas Indonesia itu menguraikan.

Sementara itu Shin Tae-yong akan memulai tugasnya mendampingi Macan Kemayoran dalam berlaga pada Minggu (26/7/2026) malam, dengan langsung bermain tandang.

Persija dijadwalkan mengawali kiprahnya di Piala Presiden 2026 dengan menghadapi Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya.

× Image