Home > Liga TopSkor

Tak Ada Grup Mudah, TNC 2026 Janjikan Persaingan Sengit para Juara Zona

TopSkor National Championship 2026 digelar pada 27 Juli-2 Agustus 2026.
Image
Sumargo Pangestu Editor : Sumargo Pangestu
TopSkor National Championship 2026 dimulai pada 27 Juli tahun ini. (Eko/Liga TopSkor) Sumber:
TopSkor National Championship 2026 dimulai pada 27 Juli tahun ini. (Eko/Liga TopSkor) Sumber:

SKOR.id - Sebanyak 32 tim di masing-masing kelompok umur (KU), 14 dan 16 tahun, telah dibagi habis ke dalam delapan grup.

Mereka akan mulai bersaing di TopSkor National Championship (TNC) 2026 pada 27 Juli-2 Agustus mendatang.

Pembagian grup dilakukan Komite Liga TopSkor dengan mempertimbangkan penyelenggaraan kompetisi yang musim ini berlangsung di 33 zona atau daerah. Pertimbangan itu di antaranya tingkat kompetitif kompetisi, jumlah tim peserta, hingga kerapian penyelenggaraan kompetisi.

“Kami tidak ingin ada gap yang jauh di antara tim peserta TNC 2026. Dengan begitu pertandingan akan lebih menjanjikan persaingan yang sengit,” kata M. Yusuf Kurniawan atau Bung Yuke, Direktur Liga TopSkor.

TNC 2026 diikuti seluruh tim juara dari Liga TopSkor Zona. Kemudian ada tambahan dari zona yang diberi tambahan kuota atau membentuk tim TopSkor Indonesia (TSI).

Seluruh pertandingan TNC 2026, yang didukung oleh Bank BTN ini, nantinya akan disiarkan langsung. Siaran langsung dilakukan melalui channel YouTube, Skor Indonesia.

Saat ini seluruh tim peserta KU-14 dan Ku-16 sudah mulai bergerak menuju Kabupaten Bogor. Seperti diketahui TNC 2026 diselenggarakan di enam lapangan.

TNC U-16 diselenggarakan di ASIOP Training Ground Sentul, Ayo Arena Sentul, dan Trisakti Nagrak. TNC U-14 digelar di Yon Armed 10 Bogor, Brimob Kedunghalang, dan GSport Jagorawi Soccer Arena.

Sementara Ketua Komite Disiplin TNC 2026, Bayu Kurniawan, menyampaikan pesan kepada seluruh pemain, ofisial, wali murid, hingga suporter untuk menjaga ketertiban. Hal itu demi terciptanya persaingan yang maksimal dengan tetap berada di koridor sportivitas dan fair play.

“Buat pemain tampilkan yang terbaik di lapangan, fokus bermain. Kemudian pelatih juga fokus meracik tim agar kemampuan pemain bisa keluar secara maksimal,” kata Bayu.

“Sedangkan buat wali murid atau orang tua sekaligus suporter beri dukungan terbaik. Jangan ada provokasi dari tribune atau pinggir lapangan, beri motivasi yang positif,” Bayu menambahkan.

Pembagian Grup TNC U-14 2026

A: PFA Sukoharjo, Simalanggang, HW Babat, JTS B

B: Gajayana, Perpapi, Safin Pati, Pantera

C: Papua FA, IM Bengkulu, Sport Soccer, SSB Harata

D: JAS, Wahana, Farfaza FC, Akademi Persipal

E: TSI Jakarta, Tasbi, Laskar Jepara, DY FC

F: TSI Sumbar, Wasaka Indonesia Academy, MARS Solo, Amphibi FC

G: Benteng FC, APC, Banyuwangi Soccer, Manna SC

H: RDuatiga FA, Imam Bonjol, Diklat Merden, Sinar Sakti

Pembagian Grup TNC U-16 2026

A: PFA Sukoharjo, Liberty, BMK Bojonegoro, JTS A

B: Persekam Kab. Malang, Sejati Jaya, ASTI Kendal, Perssa Srimulya

C: Merden FA, Benteng FC, Diklat Palembang, Diklat Cirebon United

D: Farmel, PTPN IV, TSI Sumut, Akademi Persipal

E: TSI Jakarta, Perbaungan City, Safin Pati, Citramas

F: Wasaka Indonesia Academy, SMK Al Jabbar, TSI Sumbar, SKO Surakarta

G: TSI Priangan Timur, ES’45, Persebo 1964, PS Seluma

H: Binna Banua Cilacap, Kinantan FC, SKO Riau, Akademi Persib Tasikmalaya

(Berita ini dibuat oleh Ari Dwi Prasetyo)

× Image