Jelang Prancis vs Inggris, Komentar Thomas Tuchel Bikin Anak Asuhnya Kecewa

SKOR.id - Inggris dan Prancis akan saling berhadapan di perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026, setelah kalah di babak semifinal.
Inggris takluk dari Argentina dengan skor 1-2 meski sempat unggul, sedangkan Prancis dilibas Spanyol dengan skor 0-2.
Pertandingan perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 akan dilangsungkan di Stadion Miami, Minggu (19/7/2026) pukul 04.00 dini hari WIB.
Menjelang duel antara Prancis vs Inggris, kondisi skuad The Three Lions dikabarkan sedang memanas.
Baca Juga: Tak Hanya Juara Piala Dunia 2026, Suporter Juga Bisa Dapat Cincin Bersejarah
Baca Juga: Piala Dunia 2026: Jadwal, Hasil dan Klasemen Lengkap
Dilansir dari BBC, beberapa pemain Timnas Inggris dikabarkan kecewa dengan sang pelatih, Thomas Tuchel, terkait komentarnya setelah pertandingan.
Inggris kalah dari Argentina meski sempat unggul lebih dulu, tetapi sang juara bertahan justru mampu membalikkan keduudkan menjelang akhir pertandingan.
Terkait kekalahan Inggris dari Argentina, Thomas Tuchel beralasan dirinya tak merencanakan pemainnya untuk tampil turun lebih dalam ke area pertahanan.
Ia menilai Inggris tak memiliki DNA permainan untuk mengontrol bola dan pertandingan.
Komentar ini disebut menjadi pemicu kekecewaan dari pemain Inggris, termasuk pendekatan Thomas Tuchel pada pertanidngan melawan Argentina.
Tuchel mengakui setelah timnya unggul, permainan menjadi berubah, bahkan mereka kalah dalam penguasaan bola.
Menurutnya timnya menjadi tampil lebih pasif, dan mengharapkan mereka dapat tampil lebih lepas.
"Saya belum melihat datanya, tetapi saya rasa tepat setelah gol, momentum berubah total dalam penguasaan bola, peluang, dan semuanya menurun drastis," kata Thomas Tuchel.
"Kami terlalu pasif dalam struktur permainan kami. Saya mencoba membantu, bukan untuk menjadi lebih pasif dengan formasi lima bek, tetapi untuk menjadi lebih aktif, lebih cepat dalam mengumpan ke pemain sayap, dan tidak membuka celah di antara empat bek."
"Kami mendorong semua orang untuk keluar, untuk lebih aktif dalam struktur yang ada, tetapi kami kesulitan," ujar Tuchel menambahkan.
Tuchel menilai penguasaan bola memegang peran krusial dalam permainan ini, khsusunya di laga melawan Argentina.
Namun, ia menilai DNA permainan Inggris tidak memiliki hal seperti itu, berbeda dengan tim lainnya yang dikenal mampu menguasai bola lebih lama.
"Mungkin kemampuan untuk menguasai bola, mengontrol permainan dan bola, tidak ada dalam DNA kita seperti halnya dalam DNA orang Spanyol, Argentina, atau Brasil, yang juga merupakan masalah besar," kata Tuchel.
"Saya masih yakin kita bisa menunjukkan betapa bagusnya kita sebagai pemain sepak bola. Saya rasa itu masih ada dalam diri kita, seperti yang saya lihat dalam latihan dan di setiap sesi latihan," ujarnya.
Komentar inilah yang disebut membuat para pemain Inggris kecewa selepas kekalahan melawan Argentina.
Kini Inggris harus segera melupakan kekalahan tersebut, untuk menghadapi Prancis dalam perebutan tempat ketiga di Piala Dunia 2026.
Sumber: BBC, Transfermarkt
