Home > Other Sports

Bergulir Mulai Agustus, Indonesian Padel League 2026 Bawa Kompetisi Padel ke Era Profesional

PT Liga Padel Indonesia dan Pengurus Besar Padel Indonesia (PBPI) resmi meluncurkan Indonesian Padel League 2026.
Image
Teguh Kurniawan Editor : Teguh Kurniawan
Liga padel profesional pertama di tanah air, Indonesian Padel League 2026, bakal segera digelar mulai Agustus mendatang. Sumber:(Grafis: Kevin Bagus Prinusa/Skor.id)
Liga padel profesional pertama di tanah air, Indonesian Padel League 2026, bakal segera digelar mulai Agustus mendatang. Sumber:(Grafis: Kevin Bagus Prinusa/Skor.id)

SKOR.id - Liga padel profesional pertama di Indonesia bakal segera hadir dalam waktu dekat.

Bernama Indonesian Padel League 2026, kompetisi ini merupakan hasil kerja sama antara PT Liga Padel Indonesia dengan Pengurus Besar Padel Indonesia (PBPI), dan digelar mulai Agustus 2026 hingga Februari 2027.

Indonesian Padel League 2026 disiapkan menjadi standar baru bagi perkembangan olahraga padel di tanah air.

Mereka mengusung konsep liga profesional yang diikuti klub-klub berbasis kota, sebuah terobosan yang diharap bisa menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem padel nasional yang lebih terstruktur, kompetitif, dan berkelanjutan.

Setiap klub peserta akan hadir sebagai franchise yang merepresentasikan identitas kota, komunitas, serta budaya lokal masing-masing.

Dengan demikian, mereka tidak sekadar bertanding di lapangan, tetapi juga menjadi perwakilan yang memiliki karakter, basis pendukung, serta cerita yang dapat berkembang bersama masyarakatnya.

"Visi kami bukan hanya menghadirkan kompetisi padel nasional, tetapi membangun fondasi bagi lahirnya klub-klub profesional dengan identitas, budaya, dan komunitas yang hidup di luar pertandingan," ujar Direktur PT Liga Padel Indonesia, Rudi Laksmana, pada peluncuran resmi Indonesian Padel League 2026 di Jakarta, Rabu (1/7/2026).

"Kami ingin setiap kota memiliki klub yang benar-benar bisa dibanggakan oleh masyarakatnya," dia menambahkan.

Direktur PT Liga Padel Indonesia, Rudi Laksmana (kiri), bersama Ketua Umum PBPI, Galih Kartasasmita, resmi meluncurkan Indonesian Padel League 2026 di Jakarta, 1 Juli 2026. (Yogie Gandanaya/Skor.id)
Direktur PT Liga Padel Indonesia, Rudi Laksmana (kiri), bersama Ketua Umum PBPI, Galih Kartasasmita, resmi meluncurkan Indonesian Padel League 2026 di Jakarta, 1 Juli 2026. (Yogie Gandanaya/Skor.id)

Di sisi lain, Ketua Umum PBPI, Galih Kartasasmita, menyambut baik kehadiran Indonesian Padel League 2026 sebagai rumah bagi para atlet untuk mendapatkan jaminan karier yang lebih jelas.

Bukan hanya mendapatkan wadah bertanding yang rutin, tapi juga penghasilan tetap berupa kontrak dari klub masing-masing.

"Ketika liga ini hadir, para atlet akhirnya bisa menjadikan padel bagian dari hidup mereka. Kesejahteraan atlet di masa depan bisa terjamin," katanya.

"Untuk sekarang ini atlet masih glory hunting di mana-mana. Mereka masih mengandalkan Sirnas yang cuma empat, sedangkan di turnamen FIP juga harus bersaing dengan top 50-100 dunia, berat," dia menambahkan.

Galih juga melihat Indonesian Padel League sebagai ajang penting untuk menemukan atlet-atlet potensial untuk membela tim nasional di berbagai kejuaraan, seperti SEA Games, Asian Games, bahkan Olimpiade.

Apalagi ketika mendapatkan penanganan secara profesional di klub masing-masing, kemampuan mereka akan jauh lebih terasah.

"Jadi liga ini pasti akan menjadi sumber pencarian atlet baru. Dan bukan hanya itu, atlet yang sudah ada pun juga akan membuktikan diri di sini," ujar Galih.

Indonesian Padel League 2026 rencananya akan diikuti oleh 12 klub profesional.

Sebagai bagian dari sistem franchise, setiap klub diwajibkan memenuhi sejumlah standar operasional ketat, mulai dari kepemilikan home court, identitas visual yang konsisten, hingga penyelenggaraan pertandingan sesuai prosedur yang berlaku.

Mereka juga harus memiliki kemampuan finansial untuk berkompetisi paling tidak selama tiga musim.

Pada penyelenggaraan perdana ini, Indonesian Padel League akan dihelat di lima provinsi dulu, yakni DKI Jakarta, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Timur, dan Sumatera Utara.

× Image