Home > World

Pernah Main Bareng Witan Sulaeman, Vozinha Jadi Bintang Tanjung Verde di Piala Dunia 2026

Kiper Tanjung Verde, Vozinha, pernah main bersama Witan Sulaeman, kini jadi bintang Piala Dunia 2026 usai menahan Spanyol.
Image
Pradipta Indra Kumara Editor : Pradipta Indra Kumara
Grup H Piala Dunia 2026 terdiri dari Spanyol, Uruguay, Tanjung Verde, dan Arab Saudi. (Grafis: Yudhy Kurniawan/Skor.id)
Grup H Piala Dunia 2026 terdiri dari Spanyol, Uruguay, Tanjung Verde, dan Arab Saudi. (Grafis: Yudhy Kurniawan/Skor.id)

SKOR.id - Penjaga gawang tim nasional Tanjung Verde, Vozinha, menjadi sorotan berkat penampilan gemilangnya di Piala Dunia 2026.

Ia menjaga gawang Tanjung Verde tetap aman selama 90 menit, dari gempuran para pemain Spanyol.

Hasilnya cukup mengesankan untuk tim debutan seperti Tanjung Verde, mereka meraih satu poin usai menahan imbang Spanyol 0-0.

Performa Vozinha sebagai penjaga gawang pun menjadi sorotan, seketika dirinya menjadi bintang karena penampilan gemilang di Piala Dunia 2026.

Baca Juga: Kiper 40 Tahun Tanjung Verde Catat Rekor usai Tahan Imbang Spanyol

Baca Juga: Piala Dunia 2026: Jadwal, Hasil dan Klasemen Lengkap

Vozinha tampil pada usia 40 tahun 12 hari, yang membuat dirinya menjadi pemain tertua yang tampil bersama negara debutan di Piala Dunia.

Ada satu catatan menarik dalam karier penjaga gawang dengan nama lengkap Josimar Jose Evora Dias tersebut.

Ia pernah berkarier di Eropa, dan menjadi rekan setim pemain Timnas Indonesia, Witan Sulaeman.

Ya, Vozinha dan Witan Sulaeman pernah membela klub yang sama di Eropa, AS Trencin.

Menurut data Transfermarkt, Vozinha membela AS Trencin pada periode 2022 hingga 2024.

Sebelumnya ia membela klub Siprus, AEL Limassol, hingga Gil Vicente pada periode 2016 hingga 2022.

Sementara itu, Witan Sulaeman membela AS Trencin pada tahun 2022 hingga Januari 2023, hingga akhirnya pindah ke Persija Jakarta.

Menurut catatan Transfermarkt, Witan Sulaeman dan Vozinha pernah bermain bersama dalam satu pertandingan.

Laga tersebut terjadi pada ajang Fortuna Liga (Liga Slovakia) menghadapi Zeleziarne Podbrezova.

Vozinha kala itu tampil sebagai starter, mengisi posisi yang biasa ditempati Michal Kukucka, sementara itu Witan Sulaeman baru masuk di menit ke-84, menggantikan Eynel Soares.

Namun, pada akhirnya AS Trencin mengalami kekalahan 0-2 dari Zeleziarne Podbrezova pada pertandingan tersebut.

Vozinha sendiri mengaku terlambat dalam memulai kariernya, dalam wawancara seusai laga melawan Spanyol, ia mengungkapkan karier profesionalnya baru dimulai di usia 25 tahun.

Meski menjadi bintang pertandingan, ia tetap memberikan kredit untuk rekan setimnya.

"Saya mulai bermain sepak bola profesional ketika berusia 25 tahun, pada tahun 2012. Saat itu sudah terlambat bagi orang seperti saya," kata Vozinha.

"Saya sempat berpikir untuk meninggalkan tim nasional, tetapi kemudian saya melanjutkan karena mimpi ini."

"Penampilan ini adalah penampilan untuk semua orang. Saya adalah pemain terbaik dalam pertandingan ini, tetapi penghargaan ini untuk semua kolega saya, karena tanpa mereka, tidak ada yang mungkin terjadi. Dan saya akan terus bekerja untuk tim dan untuk masyarakat," ungkapnya.

Sumber: Transfermarkt, BBC

× Image