Home > Timnas Indonesia

Perluas Talent Pool Timnas Indonesia, John Herdman Pantau Lebih dari 16 Pemain Diaspora

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, terus berusaha memperkaya kolam talenta skuad Merah Putih.
Image
Teguh Kurniawan Editor : Teguh Kurniawan
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. Sumber:Grafis Skor.id
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. Sumber:Grafis Skor.id

SKOR.id - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, terus berusaha memperkaya kolam talenta skuad Merah Putih.

Tak hanya mencari bakat terpendam di tanah air, juru taktik asal Inggris itu juga memantau perkembangan pemain berdarah Indonesia di luar negeri.

Faktanya, John Herdman mengaku sudah menginisiasi kontak dengan 16 pemain diaspora yang potensial menambah kekuatan timnya.

"Ya, kami mengamati sejumalh pemain diaspora. Sejak saya datang, kami sudah mengevaluasi lebih dari 16 pemain. Saya berbicara dengan mereka, dan itu adalah proses berkelanjutan," ujar Herdman saat bertemu awak media di Stadion Madya, Jumat (22/5/2026).

"Kami membahas soal masa depan, bagaimana mereka bisa menjadi orang pertama yang membawa Indonesia ke Piala Dunia. Kesempatan di negara ini merupakan salah satu yang terbesar di dunia."

"Anda mungkin bisa membela Italia, Belanda, atau negara mana pun. Tapi, mereka sudah pernah ikut Piala Dunia. Sementara di Indonesia, Anda bisa menjadi orang pertama yang melakukan itu. Saya bilang hal tersebut kepada setiap pemain," lanjutnya.

John Herdman mengatakan, dirinya bersama PSSI terus menggali potensi para pemain diaspora berdarah Indonesia. Namun, saat ini, dia belum mau membocorkan siapa saja nama-namanya.

Hal terpenting adalah menemukan sosok yang benar-benar dibutuhkan Timnas Indonesia, terutama di posisi striker.

Maklum, selama ini, pasukan Garuda memang kurang tajam dalam aspek serangan. John Herdman berharap ada striker diaspora mumpuni yang bisa dibujuknya.

Tapi, segencar apa pun pencarian bakat di luar negeri, sang pelatih tak mau menganaktirikan pemain lokal.

Justru, dia berusaha sekuat tenaga agar bakat-bakat di dalam negeri bisa naik level dan bersaing dengan kompatriotnya yang berdarah keturunan.

Bahkan, jika memang tak menemukan striker, dia akan putar otak meramu taktik di mana setiap pemain bisa memberi ancaman ke pertahanan lawan.

"Kami takkan mengabaikan pemain lokal. Sebab, bagi saya, jika kami bisa membuat mereka percaya diri, kami mungkin tak butuh striker,"ujar Herdman.

"Kami butuh pemain di semua posisi, percaya dan berpikir soal mencetak gol. Bagi saya, itu langkah terbesar yang bisa dilakukan tim ini," dia menambahkan.

× Image