Home > La Liga

14 Tahun Menanti, Racing Santander Kembali Promosi ke La Liga

Real Racing Club atau Racing Santander, akhirnya kembali merasakan promosi ke La Liga setelah penantian 14 tahun.
Image
Pradipta Indra Kumara Editor : Pradipta Indra Kumara
Real Racing Club atau Racing Santander, berhasil mengamankan promosi ke La Liga. Sumber:(Grafis: Deni Sulaeman/Skor.id)
Real Racing Club atau Racing Santander, berhasil mengamankan promosi ke La Liga. Sumber:(Grafis: Deni Sulaeman/Skor.id)

SKOR.id - Real Racing Club atau Racing Santander, akhirnya kembali memperoleh tiket promosi ke La Liga setelah penantian selama 14 tahun.

Kemenangan 4-1 atas Real Valladolid pada Sabtu lalu ditambah kekalahan UD Almeria di laga lain, menjadi penentu keberhasilan Racing Santander promosi ke La Liga.

Tim asal Cantabria itu akhirnya kembali ke kasta tertinggi Liga Spanyol, setelah terakhir kali tampil di musim 2011/2012 dan duduk di dasar klasemen.

Sejak terdegradasi dari divisi pertama ke divisi kedua, nasib buruk masih mengikuti Real Racing Club.

Baca Juga: 5 Statistik Penting Arsenal di Balik Gelar Juara Liga Inggris Musim Ini

Baca Juga: Kilas Balik Piala Dunia 1962: Brasil Raih Gelar Kedua di Cile

Mereka finis di peringkat ke-20 pada musim 2012-2013 dan mengalami degradasi beruntun turun ke divsisi ketiga.

Racing Santander menghabiskan total tujuh musim di divisi ketiga sepak bola Spanyol dan baru berhasil naik ke divisi dua pada 2022, yang menandai awal kebangkitan mereka.

Dalam tiga musim terakhir performa mereka meningkat dimulai dari finis di peringkat ke-12, lalu tujuh, dan musim lalu berada di peringkat kelima, tetapi kalah di playoff promosi.

Musim lalu Racing Santander juga menunjukkan perkembangan signifian, mereka memncaki klasemen selama 30 dari 40 pekan yang dimainkan di La Liga Hypermotion, atau divisi kedua.

Dengan catatan 85 gol musim ini mereka menjadi yang tertajam di antara tim divisi kedua lainnya, mengungguli UD Almeria dengan 79 gol.

Peran Penting Jose Alberto

Kebangkitan Racing Santander musim ini tak lepas dari peran Jose Alberto sebagai pelatih.

Ia datang pada musim 2022-2023 saat tim ini berada di zona degradasi, dan perlahan membantu Racing Santander berkembang hingga akhirnya promosi.

Ia menerapkan gaya permainan menyerang, hingga mendapat pujian dari legendar klub, Quique Setien.

"Real Racing Club memainkan sepak bola terbaik di divisi ini, dan perbedaannya sangat jelas. Ada yang mungkin lebih memilih kebobolan lebih sedikit, tetapi ketika bermain dengan keberanian, konsekuensi itu harus diterima," kata Quique Setien.

"Dan bagi kami yang lebih suka menang 5-4 daripada 1-0, José Alberto adalah sebuah anugerah," ujarnya menambahkan.

Bagi Jose Alberto, musim 2026-2027 nanti akan menjadi pengalaman pertamanya melatih di La Liga, kasta tertinggi Liga Spanyol.

Ia belum pernah bermain atau melatih di kasta tertinggi sepak bola kariernya, bukan tak mungkin ia menghadirkan sesuatu yang istimewa bertama Los Racinguistas.

Kembalinya Klub Bersejarah

Meski absen selama 14 tahun, Real Racing Club adalah salah satu klub bersejarah di sepak bola Spanyol.

Mereka ada di urutan ke-16 dalam daftar perolehan poin terbanyak sepanjang sejarah liga utama Spanyol, dan menjadii klub dengan jumlah musim terbanyak ke-14 di kasta tertinggi (44 musim).

Mereka juga pernah tampil di kompetisi Eropa pada musim 2008-2009 dia ajang Piala UEFA.

Target utama mereka tentu bertahan di La Liga, tetapi jika mampu melakukannya, mereka memiliki potensi untuk menjadi kekuatan tetap di kasta tertinggi.

Memiliki basis suporter loyal serta stadion berkapasitas 22.000 penonton di ElSardinero, Los Verdiblancos akan mendapatkan dukungan sepanjang musim.

Sumber: La Liga

× Image