Home > National

Dari Lapangan ke Lembar Sejarah, Kiprah Fery Widyatama Menulis Jejak Sepak Bola Indonesia

Fery bukan sekadar penulis atau peneliti sejarah biasa, melainkan mantan pesepak bola yang pernah merasakan atmosfer kompetisi nasional.
Image
Gangga Basudewa Editor : Gangga Basudewa
Liga 3
Liga 3

SKOR.id - Buku bertema sepak bola Indonesia memang sudah banyak beredar, mulai dari kisah perjalanan klub hingga catatan sejarah kompetisi nasional.

Namun, karya-karya sejarah sepak bola yang ditulis oleh Fery Widyatama menghadirkan nuansa berbeda.

Hal ini bukan tanpa alasan. Fery bukan sekadar penulis atau peneliti sejarah biasa, melainkan mantan pesepak bola yang pernah merasakan atmosfer kompetisi nasional.

Pengalaman langsung di lapangan menjadi nilai lebih yang membuat tulisan Fery terasa hidup dan memiliki kedalaman tersendiri. Ia memahami sepak bola bukan hanya sebagai objek kajian sejarah, tetapi juga sebagai bagian dari perjalanan hidupnya.

Fery mulai menekuni sepak bola sejak 2005. Bakatnya kemudian membawanya membela Persida Sidoarjo di ajang Piala Soeratin U-15 pada 2009 dan U-17 pada 2012. Penampilannya yang menjanjikan membuat Deltras FC Sidoarjo merekrutnya dengan kontrak selama lima tahun untuk memperkuat tim kelompok umur U-19 hingga U-21.

Karier Fery terus berkembang hingga pada 2017 ia promosi ke level senior dan menjadi bagian penting dari skuad Blitar United. Bersama klub tersebut, ia mencatatkan prestasi membanggakan dengan menjuarai Liga 3 Nasional. Gelar itu menjadi salah satu pencapaian terbesar dalam karier sepak bolanya.

Namun, selepas kesuksesan tersebut, Fery mengambil keputusan besar dengan tidak lagi aktif sebagai pesepak bola profesional di Liga Indonesia. Ia kemudian memilih jalur lain sebagai pengajar.

Meski meninggalkan lapangan hijau, kecintaannya terhadap sepak bola tak pernah surut. Statusnya sebagai alumni Ilmu Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menjadi bekal kuat untuk menggabungkan dua dunia yang ia cintai: sepak bola dan sejarah.

Dari sinilah lahir gagasan untuk mendokumentasikan perjalanan klub-klub sepak bola Indonesia melalui buku. Fery ingin menghadirkan catatan sejarah yang tidak sekadar informatif, tetapi juga mampu menjaga memori kolektif sepak bola nasional.

Karya pertamanya terbit pada 2021 dengan judul VVB (Vorstenlandsche Voetbal Bond) Solo untuk Indonesia Merdeka. Buku ini mengupas peran sepak bola di Solo dalam dinamika perjuangan bangsa.

Setahun kemudian, ia merilis Dinamika Sepak Bola di Semarang: VIS sampai PSIS 1930-1942 yang membedah perkembangan sepak bola di Kota Lumpia pada era kolonial.

Pada 2023, Fery menerbitkan SIVB: Pasang Surut Sepak Bola Bumiputera di Surabaya 1926-1942, yang menyoroti kiprah sepak bola pribumi di Kota Pahlawan.

Terbaru pada 2026, ia meluncurkan Jejak Persip Pekalongan 1934-1950.

× Image