Daftar Klub yang Dimiliki Petinggi Negara, dari Garudayaksa hingga JDT

SKOR.id - Sepak bola memiliki daya tarik sendiri melampaui batas lapangan hijau, tak heran jika para petinggi negara di berbagai belahan dunia tertarik untuk turun tangan langsung dalam olahraga paling populer ini.
Dari Asia Tenggara hingga Eropa, sederet nama petinggi negara diketahui menjadi petinggi klub sepak bola, meski tak semuanya terjun secara langsung.
Kehadiran mereka tak jarang membawa perubahan besar bagi klub, baik dari segi prestasi hingga finansial.
Terlepas dari kekuasaan yang diemban di luar dunia sepak bola, kiprah para petinggi negara sebagai pemilik klub menarik untuk diikuti.
Berikut ini deretan klub yang dipimpin oleh para petinggi negara, seperti presiden hingga putra mahkota.
1. Garudayaksa FC
Garudayaksa FC berawal dari akademi sepak bola yang didirikan oleh Presiden Republik Indonesia saat ini, Prabowo Subianto.
Bekerja sama dengan Aspire Academy Qatar, Garudayaksa didiirikan untuk membina talenta muda Indonesia.
Pada Juni 2025, Garudayaksa mengakuisisi PSKC Cimahi, klub Liga 2, sekaligus berubah nama menjadi Garudayaksa FC.
Musim depan Garudayakas FC akan tampil di Super League, setelah dipastikan promosi musim ini.
2. Johor Darul Takzim (JDT)
Johor Darul Takzim dimiliki Tunku Ismail Idris atau Tunku Mahkota Johor (TMJ), yang merupakan putra mahkota Kesultanan Johor.
Pada tahun 2012, Tunku Ismail Idris mengambil alih Johor FC, yang kemudian bertransformasi menjadi Johor Darul Takzim.
Kini JDT menjadi klub paling dominan di Liga Super Malaysia, mereka meraih gelar beurntun dari tahun 2014 hingga 2026.
JDT juga sempat meraih gelar Piala AFC pada tahun 2015 lalu. Terbaru mereka menang 14-1 atas Kelantan dan mencatat rekor 108 pertanidngan tanpa kekalahan di liga.
3. Al Hilal, Al Nassr, Al Ahli, dan Newcastle United
Melalui Public Investment Fund (PIF) serta anggota keluarga kerajaan, kepemilikan Arab Saudi di sepak bola cukup luas.
Program ini diketuai langsung oleh Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed Bin Salman.
Tiga raksasa Liga Arab Saudi, Al Hilal, Al Nassr, dan Al Ahli berada di bawah kepemilikan PIF.
Newcastle United yang bersaing di Liga Inggris, kini juga berada di bawah kepemilikan mereka.
4. Paris Saint-Germain (PSG)
PSG mulai diakuisisi oleh Qatar Sports Investments (QSI) pada 2011, lalu menjadi kepemilikan tunggal setahun kemudian.
QSI merupakan anak perusahaan dari Qatar Investment Authority (QIA). Emir atau pemimpin Qatar, Tamim bin Hamad Al Thani adalah pendiri QSI sekaligus ketua QIA.
Meski begitu Tamim bin Hamad Al Thani lebih banyak membuat keputusan di balik layar, sedangkan jabatan presiden PSG dipegang Nasser Al-Khelaifi.
5. Manchester City
Manchester City juga dimiliki oleh penguasa Uni Emirat Arab (UEA), Sheikh Mansour bion Zayed Al Nahyan, yang mengambil alih sejak 2008.
Sebelumnya, Manchester City sempat berada di bawah kekuasaan mantan Perdana Menteri Thailand, Thaksin Shinawatra.
Di bawah kepemilikan Sheikh Masour Manchester City berada dalam era kejayaan. Selain itu, Manchester City juga menjadi inti dari City Football Group (CFG).
CFG mengelola jaringan klub sepak bola di berbagai negara belahan dunia seperti New York City hingga Melbourne City FC.
Daftar klub lain yang dimiliki petinggi hingga pejabat negara:
Oxford United: Erick Thohir (Menteri Pemuda dan Olahraga Indonesia, serta Ketua Umum PSSI)
Cultural Leonesa: Keluarga kerajaan Qatar melalui Aspire Academy
Ahabab Al Ahli: Putra Mahkota Dubai, Hamdan bin Mohammed Al Maktoum
Persepolis dan Esteghlal: Kementerian Olahraga Iran
Sumber: Berbagai Sumber
