Home > Esports

DEWA United Menjelma Jadi Ancaman Serius di MPL ID Season 17

Sebelum musim dimulai, DEWA United sebenarnya sudah diprediksi bakal tampil kompetitif. Hasil latihan internal mereka disebut sangat menjanjikan
Image
Gangga Basudewa Editor : Gangga Basudewa
Dewa United Esports Sumber:
Dewa United Esports Sumber:

SKOR.id - Sepanjang sejarah kompetisi Mobile Legends: Bang Bang Professional League Indonesia, selalu ada tim kejutan yang muncul untuk mengguncang dominasi para raksasa. Namun di musim ke-17, DEWA United Esports tampaknya sudah tak lagi pantas menyandang label kuda hitam. Performa konsisten sepanjang musim reguler menjadikan mereka salah satu kandidat kuat peraih gelar juara.

Sebelum musim dimulai, DEWA United sebenarnya sudah diprediksi bakal tampil kompetitif. Hasil latihan internal mereka disebut sangat menjanjikan, meski banyak pihak masih meragukan kapasitas tim ini karena performa kurang meyakinkan pada musim sebelumnya. Di Season 16, Anak Dewa hanya mampu finis di posisi kelima musim reguler sebelum tersingkir lebih awal di babak playoff.

Minimnya perubahan roster juga sempat memunculkan tanda tanya. Manajemen hanya mendatangkan Kayn dari Filipina dan meminjam Dolynn untuk memperkuat sektor jungle. Namun keputusan tersebut justru terbukti tepat. Di bawah arahan Coach Right, DEWA tampil jauh lebih matang, agresif, dan efektif.

Kekuatan terbesar DEWA United musim ini terletak pada dominasi early game mereka. Statistik menunjukkan mereka menjadi tim dengan First Blood Rate tertinggi di liga, yakni 60,9 persen. Angka ini menggambarkan kemampuan mereka dalam mengambil inisiatif sejak menit-menit awal pertandingan.

Dominasi tersebut semakin terlihat lewat kontrol objektif. DEWA mencatat rata-rata 1,7 Turtle per game, tertinggi di liga. Keunggulan ini membuat mereka hampir selalu unggul secara ekonomi sejak awal pertandingan, membuka ruang untuk snowball yang sulit dibendung lawan.

Tak hanya unggul di fase awal, DEWA juga sangat efisien dalam menutup pertandingan. Mereka tercatat sebagai tim dengan rata-rata durasi game tercepat, hanya 14 menit 52 detik. Ini menunjukkan bahwa setiap keunggulan yang mereka dapatkan mampu dikonversi menjadi kemenangan tanpa memberi kesempatan lawan bangkit.

Di level individu, dua nama menjadi sorotan utama. QINN tampil luar biasa sebagai motor teamfight dengan kontribusi assist tertinggi di role EXP lane. Kemampuannya membuka war sekaligus menghasilkan damage besar membuatnya menjadi salah satu EXP laner paling berpengaruh musim ini.

Sementara itu, Dolynn menjelma sebagai rookie monster. Performa impresifnya di sektor jungle terlihat dari efisiensi farming, jumlah kill, hingga insting tajam dalam perebutan objektif. Kemampuannya mengamankan Turtle dan Lord menjadi faktor penting di balik stabilitas permainan DEWA.

Melihat performa dan statistik yang ada, sulit rasanya untuk terus meremehkan DEWA United. Mereka bukan lagi sekadar tim kejutan, melainkan ancaman nyata bagi tim-tim besar seperti RRQ Hoshi, ONIC Esports, dan Geek Fam ID.

× Image