Home > La Liga

Situasi Ruang Ganti Real Madrid Memanas, Federico Valverde Buka Suara

Federico Valverde buka suara soal memanasnya situasi di Real Madrid, usai perkelahian dengan Aurelien Tchouameni.
Image
Pradipta Indra Kumara Editor : Pradipta Indra Kumara
Pemain Real Madrid, Federico Valverde. (Grafis: Yusuf/Skor.id) 
Pemain Real Madrid, Federico Valverde. (Grafis: Yusuf/Skor.id)

SKOR.id - Federico Valverde akhirnya buka suara terkait situasi dan kondisi yang ia alami di Real Madrid belakangan ini.

Sebelumnya Federico Valverde dikabarkan terlibat perkelahian dengan Aurelien Tchouameni dalam sesi latihan Real Madrid.

Bahkan, Federico Valverde sempat dikabarkan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat penanganan medis.

Masalah ini telah dimulai sejak Kamis Rabu (6/5/2026) ketika Aurelien Tchouameni melakukan tekel kepada Federico Valverde.

Baca Juga: Semua Hal Tentang Final Liga Champions PSG vs Arsenal yang Harus Kamu Tahu

Baca Juga: 5 Fakta Lolosnya Aston Villa ke Final Liga Europa, Akhir Penantian 44 Tahun

Aurelien Tchouameni telah meminta maaf, tapi dalam kesempatan tersebut Federico Valverde tidak menerima pembelaan dari rekan setimnya.

Lalu pada hari Kamis (7/6/2026) situasi kembali memanas, Federico Valverde menolak jabat tangan Aurelien Tchouameni.

Bahkan pemain asal Uruguay itu tanpa ragu melakukan pelanggaran keras terhadap rekan setimnya tersebut.

Alvaro Arbeloa mencoba meredakan situasi dengan membuat mereka bermain dalam satu tim saat latihan, tetapi keduanya tetap bersitegang.

Situasi kembali memanas di ruang ganti, perkelahian terjadi antara Aurelien Tchouameni dan Federico Valverde.

Para pemain Real Madrid berupaya menghentikan perkelahian ini, dalam upaya tersebut Federico Valverde dilaporkan jatuh, mengalami luka di kepala, dan harus dilarikan ke rumah sakit didampingi Alvaro Arbeloa.

Pihak Real Madrid dikabarkan mengambil langkah serius mengenai masalah ini, kedua pemain dikabarkan akan absen pada pertandingan El Clasico melawan Barcelona di La Liga.

Terkait kondisi ruang ganti Real Madrid, Federico Valverde membuat pernyataan di media sosial.

Ia mengungkap hal ini terjadi karena frustasi dengan hasil Real Madrid serta kelelahan akibat pertandingan.

Federico Valverde juga membantah adanya pemukulan di ruang ganti, dan meminta maaf terkait apa yang terjadi, berikut selengkapnya:

“Kemarin saya mengalami insiden dengan seorang rekan setim selama sesi latihan. Kelelahan dari pertandingan dan frustrasi membuat segalanya tampak berlebihan”.

“Di ruang ganti yang normal, hal-hal seperti ini bisa terjadi dan biasanya diselesaikan secara internal tanpa menjadi publik sama sekali”.

“Jelas, seseorang di sini menyebarkan rumor, dan dengan musim tanpa gelar, di mana Real Madrid selalu berada di bawah pengawasan, segalanya menjadi berlebihan”.

“Hari ini kami mengalami ketidaksepakatan lagi. Selama pertengkaran, saya secara tidak sengaja memukul meja, menyebabkan luka kecil di dahi saya yang memerlukan kunjungan rutin ke rumah sakit”.

“Tidak pernah ada saat di mana rekan setim saya memukul saya, saya juga tidak memukulnya”.

“Saya merasa bahwa kemarahan saya tentang situasi ini, frustrasi melihat beberapa dari kami berjuang untuk melewati akhir musim, memberikan segalanya, mendorong saya hingga bertengkar dengan rekan setim”.

“Saya minta maaf. Saya benar-benar minta maaf karena situasi ini menyakiti saya, momen yang kita alami ini menyakitkan”.

“Real Madrid adalah salah satu hal terpenting dalam hidup saya dan saya tidak bisa acuh tak acuh terhadapnya. Hasilnya adalah akumulasi hal-hal yang berujung pada pertengkaran yang tidak masuk akal, merusak citra saya dan meninggalkan ruang untuk keraguan yang akan menambah bahan bakar pada kecelakaan”.

“Saya tidak akan berbicara sampai akhir musim. Kami tersingkir dari Liga Champions, dan saya menyimpan kemarahan dan kekecewaan saya sendiri”.

“Kami telah menyia-nyiakan satu tahun lagi, dan saya tidak dalam posisi untuk memposting di media sosial ketika satu-satunya wajah yang harus saya tunjukkan adalah di lapangan, dan saya merasa itulah yang saya lakukan. Itulah mengapa saya yang paling sedih dan tersiksa mengalami situasi ini yang mencegah saya bermain di pertandingan berikutnya karena keputusan medis”.

"Saya selalu memberikan segalanya, hingga akhir, dan itu lebih menyakiti saya daripada siapa pun karena tidak bisa melakukannya. Saya siap untuk klub dan rekan setim saya untuk berkolaborasi dalam keputusan apa pun yang mereka anggap perlu. Terima kasih”.

Sumber: RMC, Instagram

× Image