Hari Pendidikan Nasional: Pemain dan Pelatih Indonesia dengan Gelar Magister

SKOR.id - Hari Pendidikan Nasional diperingati setiap tanggal 2 Mei, sebagai bentuk penghormatan untuk Ki Hajar Dewantara, sang Bapak Pendidikan Nasional.
Memperoleh pendidikan sangat penting bagi semua kalangan sebagai sarana pengembangan diri, tak terkecuali para pesepak bola.
Selain fokus dalam berkarier, tak jarang para pemain atau pelatih tetap melanjutkan pendidikan mereka hingga ke jenjang yang lebih tinggi.
Beberapa pemain hingga pelatih dari Indonesia juga masih melanjutkan pendidikan, bahkan hingga mendapat gelar magister.
Baca Juga: Liga Inggris 2025-2026: Jadwal, Hasil dan Klasemen Lengkap
Baca Juga: 5 Fakta Manchester United vs Brentford, Bruno Fernandes dan Casemiro Cetak Rekor
Berikut ini para pemain dan pelatih sepak bola yang berhasil memperoleh gelar magister.
1. Yabes Roni Malaifani, M.Pd
Yabes Roni kini membela Persis Solo dengan status sebagai pemain pinjaman dari Bali United.
Pemain berposisi sebagai winger ini memiliki gelar S2 atau Magister Kepelatihan Olahraga dari Universitas Negeri Yogyakarta.
2. Rudolof Yanto Basna, M.Pd
Sukses mengenyam pendidikan tinggi sekaligus menjalani karier, juga berhasil dicapai oleh Rudolof Yanto Basna.
Yanto Basna berhasil meraih gelar S2 Ilmu Pendidikan dari Universitas Negeri Yogyakarta per 2023.
Yanto Basna menyelesaikan S1 Ilmu Keolahragaan juga dari UNY, sambil berkarier di Liga Thailand pada 2018 hingga 2022.
3. Kahudi Wahyu Widodo, MT
Caretaker pelatih PSBS Biak ini memiliki gelar Magister Lingkungan Tambang, dari UPN Veteran Yogyakarta.
Kahudi Wahyu meraih gelar S2 ketika masih aktif menjadi pemain PSS Sleman pada 2004, setelah sebelumnya lulus S1 Geologi di kampus yang sama.
4. Ronny Esar Beroperay, M.Fis
Ronny Esar Beroperay meraih gelar Magister Fisiologi Olahraga dari Universitas Udayana (Bali).
Sebelumnya, Ronny juga telah lulus S1 Fisika dari Universitas Cendrawasih (Papua).
5. Boaz Theofilus Erwin Solossa, S.IP, M.Si
Sebagai salah satu pemain yang namanya melegenda, kesuksesan tak hanya diraih Boaz Solossa di lapangan.
Boaz Solossa lolos pada 2013 setelah mengambil kuliah S1 di Fakultas Bisnis Universitas Cendrawasih.
Di kampus yang sama, Boaz juga sukses meraih gelar Magister di prodi Keuangan Daerah.
