Home > World

Beri Tiga Tuntutan, Ultras Malaya Resmi Boikot Timnas Malaysia

Ultras Malaya resmi memboikot Timnas Malaysia dan memberikan tiga tuntutan.
Image
Muhamad Rais Adnan Editor : Muhamad Rais Adnan
Ilustrasi sepak bola Malaysia. (Grafis: Skor.id)
Ilustrasi sepak bola Malaysia. (Grafis: Skor.id)

SKOR.id - Kelompok suporter garis keras Ultras Malaya resmi mengumumkan aksi boikot terhadap Tim Nasional (Timnas) Malaysia. Dalam pernyataan yang dirilis melalui media sosial, mereka menyatakan akan memboikot seluruh pertandingan yang melibatkan Timnas Malaysia, efektif mulai saat ini.

Langkah ini merupakan bagian dari “boikot fase 1” yang diambil sebagai tindak lanjut atas tiga tuntutan utama yang sebelumnya telah mereka sampaikan kepada publik pada 13 April lalu.

Adapun tiga tuntutan tersebut berkaitan dengan dugaan pemalsuan dokumen pemain naturalisasi. Ultras Malaya mendesak agar kewarganegaraan tujuh pemain yang terlibat dicabut, pengelolaan Timnas dikembalikan sepenuhnya kepada Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM), serta dilakukan reformasi menyeluruh terhadap sistem sepak bola Malaysia.

“Sehubungan itu, suara kami bulat memutuskan untuk melaksanakan boikot fase 1, yaitu memboikot semua pertandingan yang melibatkan Timnas Malaysia, berlaku efektif segera,” tulis Ultras Malaya, dalam pernyataannya yang diunggah ke media sosial mereka.

“Kami memberikan tempo hingga 31 Agustus 2026 untuk ketiga tuntutan itu dipenuhi dan dilaksanakan oleh pihak yang berkaitan demi memastikan sepak bola Malaysia benar-benar merdeka daripada kepentingan sempit, kegagalan tatakelola dan kerusakan sistem yang berpanjangan,” tegasnya.

Mereka menambahkan, jika tiga tuntutan itu tidak dipenuhi dalam tempo yang ditetapkan, boikot fase 2 yang lebih menyeluruh akan dilaksanakan dan akan melibatkan keseluruhan ekosistem Liga Malaysia.

“Kami, Ultras Malaya, kekal dengan pendirian untuk memperjuangkan sepak bola Malaysia yang tulen, jujur, adil dan bersistem, serta menolak sekeras-kerasnya sebarang bentuk penggunaan sepak bola sebagai alat untuk memenuhi nafsu, pengaruh dan kepentingan pribadi pihak mana pun atau individu,” tambahnya.

“Tindakan ini diputuskan bukan atas dasar kebencian terhadap Timnas atau pihak mana pun, tetapi demi masa depan sepak bola Malaysia yang lebih bermarwah, tersusun dan bertanggung jawab,” jelasnya.

Sebagai informasi, FIFA sebelumnya telah menjatuhkan sanksi kepada FAM berupa denda sebesar CHF350.000 (sekitar Rp1,8 miliar) terkait kasus pemalsuan dokumen tujuh pemain naturalisasi. Sementara itu, masing-masing pemain juga dikenai denda CHF2.000 (sekitar Rp10,6 juta) serta hukuman larangan bermain selama 12 bulan.

Tujuh pemain yang terseret dalam kasus tersebut antara lain Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Gabriel Palmero, Jon Irazabal, dan Hector Hevel.

Sumber: Berita Harian

× Image