PSIM Tanpa Tiga Pemain Asing, Persita Benahi Ketajaman

SKOR.id - PSIM Yogyakarta dipastikan tanpa tiga pemain asing mereka saat menghadapi Persita Tangerang pada pekan ke-30 Super League 2025-2026. Laga kedua tim akan digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul, Kamis (30/4/2026) petang WIB.
Tiga pemain asing yang harus absen adalah Ezequiel Vidal lantaran akumulasi kartu kuning, serta Rakhamatsho Rakhmatzoda dan Anton Fase yang tidak bisa tampil lantaran cedera. Selain itu, ada juga pemain lokal Riyatno Abiyoso yang terkena akumulasi kartu kuning.
Berdasarkan keterangan dokter tim PSIM, Hansel, masih belum diketahui pasti Rakhmatzoda dan Fase bakal bisa kembali bermain. Tapi, Hansel menjelaskan bahwa kondisi kedua pemain asing itu berangsur membaik.
“Setelah istirahat, mulai minggu ini dia sudah berlatih di pinggir lapangan,” kata Hansel, menjelaskan kondisi Rakhmatzoda seperti dikutip laman resmi klub.
Baca Juga: Catatan Positif Persib di Kandang Bhayangkara FC
Baca Juga: Hentikan Tren Negatif, PSIM Yogyakarta Tim dengan Hasil Imbang Terbanyak
“Anton masih dalam proses pemulihan dan masih terus kami pantau. Saat ini dia belum bisa kembali berlatih di lapangan, jadi masih latihan mandiri gym dengan pantauan kami dan pelatih fisik,” jelas Hansel mengenai kondisi Anton Fase.
Pada sisi lain, Persita juga terus membenahi kelemahan mereka dalam beberapa laga terakhir. Salah satunya mengenai ketajaman di depan gawang lawan. Tim berjulukan Pendekar Cisadane juga ingin bangkit, lantaran menderita empat kekalahan beruntun dengan skor identik 0-1.
“Apa yang perlu kami evaluasi untuk pertandingan selanjutnya setelah pertandingan melawan Bali United? Sudah jelas apa yang harus kami perbaiki dan tingkatkan,” kata Carlos Pena, pelatih Persita dikutip situs resmi klub.
“Di bagian depan, kami bisa menciptakan lebih banyak peluang. Tentu saja kita bisa menciptakan lebih banyak peluang, tetapi saya pikir yang terpenting adalah mengkonversi beberapa peluang yang kita miliki menjadi gol,” jelas pelatih asal Spanyol itu.
Dalam empat laga terakhir, Persita memiliki catatan tembakan ke gawang yang terus meningkat. Melawan Persebaya di pekan ke-26, mereka melakukan tujuh tembakan dan hanya satu yang mengarah sasaran.
Lalu di laga melawan Arema ada 15 percobaan dan 4 tepat sasaran begitu juga dengan Persik 11 (4). Lalu kala menjamu Bali United ada 9 usaha dan 5 mengarah ke sasaran.
“Ini bukan sesuatu yang mudah dalam sepak bola, terutama dalam hal akurasi karena penting untuk menjaga kepercayaan diri para pemain,” lanjut Pena.
“Tetapi seperti yang saya katakan sebelumnya, kami tidak akan menyerah. Kami akan merasa sakit hati hari ini karena kekalahan ini menyakitkan bagi kami. Tetapi mulai besok, kami akan mulai bekerja untuk pertandingan selanjutnya,” tegas eks pelatih Persija Jakarta itu.
Jika mengacu klasemen terkini, Persita sementara berada di posisi kesembilan dengan 41 poin dari 29 pertandingan. Sedangkan PSIM menempati peringkat ke-10 dengan poin 39.
Sumber: Psimjogja.id, persitafc.com
