Ratusan Peserta Ramaikan Festival Sepak Bola Rakyat di Palu, Dorong Kebangkitan Grassroots di Sulawesi Tengah

SKOR.id - Festival Sepak Bola Rakyat yang diinisiasi Cuwitan Digital bersama Coca-Cola kembali melanjutkan perjalanannya. Setelah Labuan Bajo dan Jakarta, kini giliran Palu, Sulawesi Tengah, menjadi tuan rumah ajang pengembangan sepak bola usia dini tersebut.
Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Gawalise Tipo pada 24-26 April 2026 ini menjadi bukti nyata komitmen membangun fondasi sepak bola dari level akar rumput (grassroots). Antusiasme masyarakat pun terlihat tinggi sejak hari pertama pelaksanaan.
Pembukaan festival diawali dengan seminar kepelatihan yang menghadirkan dua sosok berpengalaman, Ricky Riskandi dan Fabio Oliviera. Keduanya berbagi ilmu dan pengalaman kepada para pelatih lokal guna meningkatkan kualitas pembinaan pemain muda.
Ricky Riskandi menilai kegiatan ini membawa dampak positif, tidak hanya bagi perkembangan sepak bola, tetapi juga bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
“Ini merupakan kegiatan positif dalam membangun grassroots sepak bola Indonesia. Tak hanya soal sepak bola, kegiatan ini juga meningkatkan perekonomian daerah. Menurut saya standarisasi pelatih di sini cukup bagus ya, punya kualitas bagus. Tinggal bagaimana mereka mengangkat level talenta-talenta di Palu untuk bisa menjadi pesepakbola terbaik,” ujar Ricky.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam mendukung perkembangan pemain muda di Sulawesi Tengah.
“Tapi yang perlu diperhatikan adalah soal sinergi antara pelatih, pemain, dan semua orang tua untuk membantu mengangkat potensi-potensi di Sulawesi Tengah berkembang bersama, kira-kira seperti itu,” tambahnya.
Memasuki rangkaian berikutnya, coaching clinic menjadi salah satu agenda yang paling diminati. Ratusan anak dari berbagai Sekolah Sepak Bola (SSB) di Palu dan sekitarnya ambil bagian dalam sesi latihan langsung bersama Ricky dan Fabio, didampingi pelatih lokal.
Fabio Oliviera mengaku terkesan dengan semangat para peserta yang datang, bahkan dari luar kota Palu.
“Sejauh ini saya melihat banyak talenta-talenta di Palu. Mereka sangat bersemangat, bahkan hadir langsung jauh dari Palu. Jadi kegiatan ini sangat positif untuk pembangunan karakter sepak bola Indonesia. Karena kan tujuan utama kita adalah membangkitkan semangat daerah, sehingga mereka bisa mendapat kesempatan nanti di Sepak Bola Nasional,” ungkap pelatih asal Brasil tersebut.
SSB Aditama Bahari Juara U-17
Festival Sepak Bola Rakyat di Palu ditutup dengan turnamen U-17 yang berlangsung kompetitif. Sebanyak delapan akademi turut ambil bagian, yakni SSB Dharma Putra, Akademi Persipal, SSB Romet Towale, SSB Amor, SSB Aditama Bahari, Tadulako Soccer School, Gawalise Tipo, dan GPL Lembasada.
Pada laga final, SSB Aditama Bahari tampil impresif dan berhasil mengalahkan SSB Dharma Putra dengan skor 2-0, Minggu (26/4/2026) sore WITA.
Project Lead Cuwitan Digital, Dyota Pratyaksa, menyambut positif antusiasme tinggi yang ditunjukkan masyarakat Palu sepanjang festival berlangsung.
“Kami dari Cuwitan Digital sangat senang dengan antusiasme yang tinggi di sini. Apalagi kami memiliki prioritas untuk memberikan informasi kepada khalayak luas mengenai perkembangan olahraga usia muda. Semoga dengan adanya rangkaian acara ini dan podcast seputar sepak bola yang ditujukan khususnya untuk para Gen-Z yang akan tayang di kanal YouTube Cuwitan62 dapat menambah wawasan pada khalayak luas tentang perkembangan sepak bola usia muda di Indonesia,” jelas Dyota.
Kesuksesan penyelenggaraan di Palu menjadi sinyal positif bagi kebangkitan sepak bola usia dini di Sulawesi Tengah. Ajang ini juga membuka lebih banyak ruang kompetisi bagi talenta muda daerah untuk berkembang dan bersaing di level yang lebih tinggi.
Festival Sepak Bola Rakyat by Coca-Cola sendiri masih akan berlanjut ke kota berikutnya, yakni Makassar dan Manado, dalam upaya memperluas dampak pembinaan sepak bola grassroots di Indonesia.
