Home > Championship

Klarifikasi I.League soal Kontroversi Ruangan VAR Kosong Saat Review Persiba vs PSS yang Viral

Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, memberi penjelasan soal kontroversi yang terjadi terkait VAR di Championship 2025-2026.
Image
Taufani Rahmanda Editor : Taufani Rahmanda
I.League, identitas baru dari PT Liga Indonesia Baru atau LIB sebagai operator kompetisi sepak bola di Indonesia. (Grafis: Yudhy Kurniawan/Skor.id)
I.League, identitas baru dari PT Liga Indonesia Baru atau LIB sebagai operator kompetisi sepak bola di Indonesia. (Grafis: Yudhy Kurniawan/Skor.id)

SKOR.id - Operator kompetisi Championship 2025-2026, I.League, memberikan klarifikasi terkait kontroversi ruangan Video Assistant Referee (VAR) yang kosong saat review on field.

Pelaksanaan review on field VAR dalam pertandingan pekan ke-26 Championship 2025-2026 pada Minggu (26/4/2026) malam menjadi viral karena ketiadaan wasit di ruang kontrol.

Saat Persiba Balikpapan menjamu PSS Sleman di Stadion Batakan, Balikpapan, wasit utama Naufal Adya melakukan tinjauan atas pelanggran pemain Persiba pada menit 50.

Review on field itu kemudian menjadi sorotan karena terdapat kejanggalan berdasarkan tayangan yang disiarkan, yakni tidak ada wasit VAR di ruang kontrol atau kosong.

Baca Juga: Viral Review VAR Laga Persiba vs PSS Dilakukan Tanpa Ada Wasit di Ruang Kontrol

Baca Juga: Championship 2025-2026: Jadwal, Hasil dan Klasemen Lengkap

Namun meski ruang kontrol yang ditampilkan kosong, Naufal Adya bisa menyaksikan tayangan ulang kejadian yang ditinjau sambil berkomunikasi jarak jauh dengan wasit VAR.

Keputusan awal sang pengadil memberikan kartu kuning kepada Rical Vieri pun kemudian direvisi, yaitu dibatalkan diganti merah dan Persiba harus berlaga dengan 10 pemain.

Beredarnya potongan tayangan siaran yang menampilkan ruang VAR kosong itu pun dibantah I.League, yang menegaskan operasional berjalan sesuai prosedur dan tidak mengalami kendala dalam proses pengambilan keputusan.

Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, menjelaskan bahwa seluruh perangkat dan personel VAR, termasuk VAR, AVAR, dan Replay Operator (RO), berada di posisi masing-masing selama pertandingan berlangsung.

Meski demikian, terdapat kendala teknis pada sistem siaran langsung laga yang menyebabkan tampilan gambar real-time yang disaksikan punlik tidak sesuai dengan kondisi aktual.

Situasi ruang kontrol VAR dipastikan sesuai sejak awal saat Persiba Balikpapan menjamu PSS Sleman di Stadion Batakan, Balikpapan, dalam pekan ke-26 Championship 2025-2026 pada 26 April 2026. (Foto: I.League)
Situasi ruang kontrol VAR dipastikan sesuai sejak awal saat Persiba Balikpapan menjamu PSS Sleman di Stadion Batakan, Balikpapan, dalam pekan ke-26 Championship 2025-2026 pada 26 April 2026. (Foto: I.League)

“I.League memastikan bahwa seluruh proses VAR berjalan sesuai standar dan protokol yang berlaku. Tidak ada kendala dalam operasional pengambilan keputusan di lapangan,” ujar Ferry Paulus.

“Terkait tayangan yang beredar, kami mengidentifikasi adanya system error pada sisi penayangan sehingga visual yang muncul tidak merepresentasikan kondisi real-time di ruang VAR,” ia menambahkan.

Lebih lanjut Ferry Paulus memastikan setiap proses tinjauan di lapangan oleh wasit tetap melalui koordinasi penuh dengan tim VAR yang berada di ruang kontrol.

Sistem komunikasi dan alur kerja berjalan normal sebagaimana yang telah ditetapkan dalam regulasi kompetisi.

“I.League berkomitmen menjaga integritas kompetisi dan memastikan penggunaan teknologi VAR dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel,” Ferry memungkasi.

I.League pun mengimbau seluruh pihak untuk tidak menarik kesimpulan berdasarkan potongan tayangan yang tidak utuh, serta tetap merujuk pada informasi resmi yang disampaikan oleh operator kompetisi.

× Image