Ikuti Piala Dunia 2026, Ketua Komite Wasit PSSI Akui Liga Indonesia Musim Depan Terapkan Aturan Baru

SKOR.id - Ketua Komite Wasit PSSI, Yoshimi Ogawa, mengakui Liga Indonesia musim depan akan menerapkan aturan baru yang dipakai di Piala Dunia 2026.
Yoshimi Ogawa menjadi pembicara dalam acara Refeering Workshop for Media yang digelar di Sekretariat PSSI Pers, Jakarta, pada Kamis (23/4/2026).
Salah satu materi yang dibahas adalah keputusan wasit terhadap pelanggaran kiper di akhir pertandingan Barito Putera dengan Persiba Balikpapan.
Laga tersebut terjadi dalam pekan ke-25 persaingan kompetisi kasta kedua Championship 2025-2026, di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, pada 18 April 2026.
Baca Juga: Super League 2025-2026: Jadwal, Hasil dan Klasemen Lengkap
Baca Juga: Championship 2025-2026: Jadwal, Hasil dan Klasemen Lengkap
Wasit memberikan pelanggaran kepada kiper Persiba, Pancar Nur, karena menahan bola yang harusnya segera dialirkan hingga mencapai 11 detik.
Itu melanggar aturan maksimal delapan detik, akhirnya Barito Putera mendapat sepak pojok dan bisa menjadi gol penyama kedudukan (3-3).
Peraturan anyar soal kiper itu memang baru diterapkan di Liga Indonesia musim ini, Super League maupun Championship, dan Yoshimi Ogawa mengakui ke depannya bakal digunakan aturan baru serupa untuk momen lain.
Yakni setidaknya hitung mundur untuk pemain saat hendak eksekusi lemparan ke dalam, dan momen pergantian pemain, yang bakal mulai diberlakukan dalam gelaran Piala Dunia 2026.
“Pada peraturan baru, wasit juga harus mengangkat tangan dan memberi isyarat jari saat menghitung mundur. Jadi bayangkan betapa banyak kerja wasit nantinya,” ucap Ogawa.
“Peraturan baru itu juga akan dipakai di sini, mengikuti setelah Piala Dunia pada Liga Indonesia yang akan dimulai September,” lelaki asal Jepang itu menambahkan.
Sebagai informasi, Piala Dunia 2026 tidak hanya punya aturan baru terkait jumlah peserta yang bertambah menjadi 48 negara atau tim nasional. Tetapi juga ada aturan untuk efisiensi waktu.
Yakni batas 10 detik untuk pergantian pemain (kecuali cedera atau ditandu), yang jika dilanggar harus bermain dengan 10 pemain selama semenit (pemain pengganti ditahan atau belum boleh main).
Kemudian batas waktu lima detik untuk lemparan ke dalam dan tendangan gawang (jika dilanggar, penguasaan bola dipindah ke tim lawan), serta perawatan medis harus dilakukan di luar lapangan.
