PSBS Biak Kritis! Gaji Pemain dan Ofisial Ditunggak hingga Kesulitan untuk Menyediakan Air Minum pada Sesi Latihan

SKOR.id - PSBS Biak sedang dilanda krisis. Bukan hanya di dalam lapangan, tapi juga di luar lapangan. Itu terlihat dari surat terbuka yang disampaikan para pemain PSBS Biak yang ditujukan kepada klub, ILeague, dan PSSI.
Surat tersebut beredar di kalangan wartawan sepak bola nasional pada Rabu (16/4/2026). Dalam surat itu dituliskan, saat ini sedang ada penunggakan gaji yang dilakukan klub terhadap pemain dan ofisial tim.
“Selama beberapa bulan terakhir, telah terjadi keterlambatan pembayaran gaji, di mana beberapa individu tidak menerima pembayaran selama kurang lebih dua setengah bulan, dan yang lainnya hingga tiga bulan,” tulis pernyataan dalam surat tersebut.
“Kami ingin menegaskan bahwa kami tetap menghormati PSBS Biak sebagai klub, serta liga dan federasi. Niat kami bukan untuk menciptakan konflik, melainkan untuk mencari solusi yang konstruktif dan adil atas situasi yang semakin sulit bagi semua pihak yang terlibat,” tambahnya.
Lebih lanjut, diinformasi keterlambatan gaji tersebut mulai berdampak serius terhadap kondisi kehidupan sehari-hari para pemain.
“Dalam beberapa kesempatan, kebutuhan dasar seperti air minum setelah sesi latihan tidak selalu tersedia. Selain itu, saat ini tidak tersedia makanan di akomodasi bagi pemain lokal. Kendaraan tim telah ditarik, dan pemain asing menerima pemberitahuan pengosongan tempat tinggal akibat kurangnya pembayaran. Bahkan, pada beberapa waktu, sesi latihan tidak dapat dilakukan karena tidak tersedianya lapangan latihan,” jelasnya.
“Dengan mempertimbangkan hal-hal tersebut, kami percaya bahwa situasi ini telah mencapai tingkat yang kritis,” tegasnya.
Dalam surat tersebut juga tertulis, perwakilan pemain dan ofisial tim juga telah mencoba untuk menghubungi manajemen klub untuk memperoleh kejelasan mengenai situasi ini. Namun hingga saat ini, belum ada tanggapan dari manajemen PSBS Biak.
“Oleh karena itu, kami memohon dukungan dan bimbingan Anda untuk membantu menyelesaikan masalah ini secara profesional dan penuh hormat, sehingga semua pihak dapat bergerak maju dengan cara yang positif dan stabil,” tambahnya.
“Kami juga telah menghubungi dan sedang bekerja sama dengan APPI untuk memproses masalah ini,” pungkas isi surat tersebut.
Secara performa, PSBS juga sedang berada di posisi juru kunci Super League 2025-2026. Itu lantaran mereka baru mengoleksi 18 poin dari 27 laga yang telah dijalani.
