Juara Putaran Pertama Final Four, Pelatih JPE Ungkap Resep Taklukan Gresik Phonska Plus

SKOR.id - Jakarta Pertamina Enduro (JPE) secara luar biasa bangkit dalam tiga pertandingan untuk menjadi juara putaran pertama final four Proliga 2026 sektor putri.
Tim asuhan Bulent Karslioglu itu sejatinya mencatat awal pahit berupa kekalahan dari Jakarta Electric PLN Mobile.
Namun, mereka langsung bisa merespons lewat kemenangan krusial atas Jakarta Popsivo Polwan pada laga kedua.
Puncaknya, ketika menghadapi penguasa klasemen Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia di GOR Sritex Arena, Solo, Kamis (9/4/2026), mereka tampil garang dan menang 3-1 (25-19, 25-19, 21-25, 25-23).
Baca Juga: Proliga 2026 Sektor Putri: Jadwal, Hasil, dan Klasemen Lengkap
Baca Juga: Jelang Final Four Seri Solo, Jakarta Pertamina Enduro Matangkan Teknik dan Taktik
Sebuah hasil signifikan karena Gresik merupakan tim yang tak terkalahkan dalam dua laga pembuka.
Selain itu, rekor JPE menghadapi rival asal Jawa Timur itu juga buruk - selalu tumbang dalam dua pertemuan di babak reguler.
Tapi, perkembangan pesat yang diperlihatkan Megawati Hangestri dan kawan-kawan dalam sepekan terakhir berhasil membuat perbedaan.
"Pertandingan ini bukan hanya soal poin klasemen, tetapi juga tentang respons tim terhadap tekanan dan ekspektasi publik," kata Chef de Mission Jakarta Pertamina Enduro, Werry Prayogi.
"Anak-anak menunjukkan kedewasaan bermain, terutama dalam mengelola momentum dan menjaga stabilitas performa di setiap set. Ini menjadi modal penting menuju grand final," tambahnya.
Secara teknis, para pemain Jakarta Pertamina Enduro terlihat mampu memperbaiki aspek pertahanan, mulai dari receive, blok hingga dig.
Kemudian, variasi distribusi bola serta efisiensi penyelesaian akhir juga menjadi pembeda pada momen-momen krusial, khususnya saat reli panjang dan poin kritis di penghujung set.
Kontribusi poin yang konsisten dari Irina Voronkova, Wilma Salas, serta Megawati Hangestri berhasil menjaga tekanan serangan tim.
“Kami mempersiapkan pertandingan ini dengan detail, terutama membaca pola serangan dan rotasi lawan. Kami sempat mendapatkan lima poin dari service ace. Ini cukup menekan sehingga mereka kesulitan membangun serangan," kata pelatih JPE, Bulent Karslioglu.
"Selain itu, decision making di poin-poin akhir berjalan disiplin. Ini pertandingan dengan intensitas tinggi, dan tim mampu menjaga fokus hingga akhir," juru taktik asal Turki itu menambahkan.
Tak hanya taktikal, faktor mental juga sangat berpengaruh terhadap kebangkitan Jakarta Pertamina Enduro.
Kesulitan yang sempat mereka rasakan pada awal final four perlahan mulai bisa diatasi. Para pemain pun kini lebih cermat dalam membenahi kesalahan-kesalahan mereka.
“Pertandingan ini memang sangat menuntut secara mental dan taktikal. Kami tahu rekor match sebelumnya bagaimana, jadi kami lebih banyak belajar dari evaluasi berbasis statistik," kata kapten Tisya Amallya Putri.
"Kami membaca kecenderungan serangan dan pertahanan mereka sehingga bisa lebih siap dalam situasi rally panjang maupun poin-poin krusial," lanjutnya.
Dua kemenangan beruntun mengembalikan kepercayaan diri tim Jakarta Pertamina Enduro.
Puncak klasemen diraih, status juara putaran pertama direngkuh, hadiah berupa uang pembinaan senilai Rp60 juta pun sudah dikantongi.
Berikutnya, Megawati Hangestri dan kawan-kawan menatap laga melawan Jakarta Electric PLN Mobile pada Minggu (12/4/2026).
Ini pertandingan yang tak kalah penting. Selain tekad revans, kemenangan bakal makin memuluskan JPE menuju grand final dan mempertahankan gelar mereka.
