Terbuka untuk Naik Jadi Manajer Timnas Indonesia Senior, Bos Persita Puji John Herdman

SKOR.id - Presiden Klub Persita Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar, terbuka untuk “naik kelas” setelah sempat menjadi Manajer Timnas Indonesia untuk kelompok umur.
Posisi Manajer Timnas Indonesia kosong setelah Sumardji mundur dari jabatannya tersebut pada Desember 2025, meski masih jadi Ketua Badan Tim Nasional (BTN).
Pada agenda terkini yang dijalani Timnas Indonesia, yakni FIFA Series 2026 pada FIFA Matchday periode Maret 2026, nama dalam posisi manajer terdapat Maeve Glass.
Wanita asal Kanada itu memang diketahui merupakan bagian dari tim kepelatihan John Herdman dalam menangani Timnas Indonesia, tapi posisinya staf Administrasi.
Baca Juga: Super League 2025-2026: Jadwal, Hasil dan Klasemen Lengkap
Baca Juga: Championship 2025-2026: Jadwal, Hasil dan Klasemen Lengkap
Sementara itu di sisi lain, Ahmed Zaki Iskandar mengakui sudah tidak menjadi Manajer Timnas Indonesia kelompok umur, dan siap jika ditugaskan ke Garuda senior.
Namun Bos Persita itu memastikan bahwa keputusan berada di tangan PSSI, meski siap membantu Timnas Indonesia jika memang kinerjanya dibutuhkan oleh federasi.
“Saya sudah tidak di Timnas. Untuk sekarang saya konsentrasi di Persita dulu. Soal penugasan berikutnya ya silakan dari PSSI,” kata Ahmed Zaki Iskandar.
“Buat saya membantu timnas itu adalah bagian tanggung jawab kita insan sepak bola, untuk mendukung dan juga memberikan support kepada timnas kita.”
“Soal siapa Manajer Timnas Indonesia, kita serahkan kepada Ketua Umum PSSI (Erick Thohir). Tapi yang jelas, progres Timnas saya lihat luar biasa,” ia menjelaskan.
Lebih lanjut Ahmed Zaki Iskandar memuji John Herdman karena dinilai terdapat kemajuan, yang ditunjukkan dalam dua pertandingan yang dijalani di FIFA Series 2026.
“Saya yakin pelatih kepala baru ini dengan timnya bisa juga meningkatkan level permainan dan kualitas dari timnas kita. Apalagi sekarang kan pilihan stok pemainnya juga banyak,” ia menambahkn.
“Jadi mudah-mudahan ini bisa lebih baik lagi nanti ke depan. Target untuk 2030 (lolos Piala Dunia) insyaallah bisa tercapai. Saya pun belum banyak bicara dengan John.”
“Tapi kalau lihat dari antusias dia, kunjungan ke stadion kami, ke Persita dan beberapa pertandingan, saya punya keyakinan, semangat pelatih kita ini yang baru memang benar-benar mencurahkan tenaga, pikiran, dan hatinya.”
“Mudah-mudahan bisa membangun timnas kita, dan kemarin juga terlihat kan skemanya agak berbeda dengan pelatih sebelumnya, dalam artian yang positif,” Ahmed Zaki Iskandar memungkasi.
