Striker Persija Pastikan Gol Perdananya untuk Timnas Indonesia Jadi Awal Sesuatu yang Hebat

SKOR.id - Striker Persija Jakarta, Mauro Zijlstra, bicara soal gol perdananya yang diciptakannya untuk Timnas Indonesia, yang dianggap sebagai sebuah tanda.
Mauro Zijlstra sejatinya bukan menjadi plihan utama pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, saat mengawali kiprahnya di FIFA Series 2026, Jumat (27/3/2026).
Menghadapi Timnas Saint Kitts dan Nevis di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, penyerang berusia 21 tahun itu tampil sebagai pemain pengganti untuk Garuda.
Ia baru dimasukan pada menit ke-72 untuk menggantikan Ramadhan Sananta, namun bisa langsung memberikan kontribusi untuk tim dengan menyumbangkan satu gol.
Mauro Zijlstra jadi pencetak gol keempat Timnas Indonesia melawan Saint Kitts dan Nevis setelah mampu memanfaatkan bola hasil umpan terobosan dari Joey Pelupessy.
“Pertama-tama, saya sangat senang dengan gol saya. Menciptakan gol untuk negara adalah sebuah mimpi, terutama sebagai pemain muda,” katanya.
“Tapi saya masih perlu mengembalikan ritme permainan saya setelah cedera,” Mauro Zijlstra menambahkan, Sabtu (28/3/2026), dari situs resmi Persija.
Adapun baginya yang baru mencatatkan debut membela Garuda pada September 2025, gol ke gawang Timnas Saint Kitts dan Nevis di FIFA Series 2026 jadi gol pertama.
Sebelumnya ia sudah tampil pada tiga pertandingan atau menjalani 141 menit main, dan memastikan gol pertamanya menjadi pelecut untuk jadi lebih baik.
“Ini adalah awal dari sesuatu yang hebat, sebagai pemain muda pasti akan mengalami banyak pasang surut,” kata mantan pemain FC Volendam itu.
“Saya ingin lebih konsisten, bermain lebih banyak menit, dan mencetak lebih banyak gol di masa depan,” striker yang sempat cedera pangkal paha itu memungkasi.
Sementara itu kesempatan untuk terus menambah pundi-pundi gol untuk Timnas Indonesia terbuka lebar baginya, bahkan ada peluang terjadi dalam waktu dekat.
Garuda akan berhadapan dengan Timnas Bulgaria dalam laga final FIFA Series 2026 seri Indonesia di tempat yang sama, pada Senin (30/3/2026) mulai pukul 20.00 WIB.
Mauro Zijlstra berpeluang mendapat waktu tampil yang lebih banyak setelah terbukti efektif sebelumnya, dan sebaliknya Ramadhan Sananta banyak membuang peluang.
