Home > Esports

Team Liquid PH Siapkan Langkah Hukum Terkait Oheb

Karena tidak menemukan jalan keluar bersama, pihak organisasi menyatakan bahwa tindakan Oheb tersebut merupakan pelanggaran kontrak.
Image
Gangga Basudewa Editor : Gangga Basudewa
Team Liquid PH Sumber:
Team Liquid PH Sumber:

SKOR.id - Team Liquid PH akhirnya angkat bicara terkait situasi yang melibatkan salah satu pemain bintangnya, Kiel “Oheb” Soriano.

Dalam pernyataan resmi, manajemen menegaskan bahwa sejak awal mereka sepenuhnya berniat untuk tetap berkompetisi bersama Oheb pada musim ini.

Bahkan, tidak pernah ada rencana untuk menggantikan sang pemain atau memindahkannya ke region lain.

Menurut pihak tim, Oheb merupakan sosok pemain yang luar biasa dan memiliki kontribusi besar. Mereka menyatakan kebanggaannya jika tetap bisa memasukkan Oheb dalam roster musim ini. Namun, situasi berubah secara tiba-tiba pada awal Februari.

Pada 2 Februari, Oheb untuk pertama kalinya menghubungi manajemen dan menyampaikan keinginannya untuk mundur dari dunia kompetitif. Pihak tim menegaskan bahwa sebelum momen tersebut, tidak pernah ada pembicaraan sebelumnya terkait rencana pensiun. Tidak ada peringatan, diskusi transisi, maupun tanda-tanda yang mengarah ke keputusan tersebut.

Menanggapi hal itu, Team Liquid PH mengaku telah menawarkan dukungan penuh kepada Oheb, termasuk membantu proses pensiun secara profesional. Mereka menjelaskan bahwa dalam praktiknya, proses transisi pensiun biasanya memakan waktu satu musim penuh. Hal ini dilakukan demi melindungi kepentingan pemain, tim, dan juga liga secara keseluruhan. Pada saat itu, disimpulkan bahwa Oheb membutuhkan waktu untuk mempertimbangkan keputusannya.

Namun, komunikasi antara kedua pihak justru terhenti. Dalam beberapa hari berikutnya, manajemen mengaku telah berulang kali mencoba menghubungi Oheb, tetapi tidak mendapatkan respons. Hingga akhirnya pada 6 Februari, mereka menerima komunikasi terakhir berupa permintaan resmi pengunduran diri dari sang pemain.

Situasi ini menempatkan tim dalam kondisi sulit. Dengan hanya lima hari kerja tersisa sebelum kompetisi berjalan, Team Liquid PH harus mencari pengganti dalam waktu yang sangat singkat—sebuah kondisi yang diakui sangat tidak ideal bagi tim mana pun.

Karena tidak menemukan jalan keluar bersama, pihak organisasi menyatakan bahwa tindakan Oheb tersebut merupakan pelanggaran kontrak. Meski enggan mengungkap detail lebih lanjut, mereka memastikan bahwa langkah hukum kini sedang ditempuh.

Kasus ini menjadi sorotan di dunia esports, khususnya di kancah Mobile Legends Filipina, karena melibatkan salah satu nama besar. Ke depan, perkembangan situasi ini akan menjadi perhatian, terutama terkait bagaimana penyelesaian hukum dan dampaknya terhadap karier Oheb serta stabilitas tim.

× Image