Home > Music

Lighter, Lagu Perdana dari Album Piala Dunia 2026 yang Menghadirkan Harmoni Tiga Negara Tuan Rumah

FIFA telah meluncurkan lagu Lighter sebagai single pertama dari Album Piala Dunia 2026.
Image
Muhamad Rais Adnan Editor : Muhamad Rais Adnan
Ilustrasi album resmi Piala Dunia 2026. Sumber:(Foto: Dok. FIFA/Grafis: Kevin Bagus Prinusa/Skor.id)
Ilustrasi album resmi Piala Dunia 2026. Sumber:(Foto: Dok. FIFA/Grafis: Kevin Bagus Prinusa/Skor.id)

SKOR.id - Perpaduan musik dan sepak bola kembali hadir menjelang gelaran Piala Dunia 2026. FIFA telah resmi meluncurkan single pertama berjudul Lighter, kolaborasi Jelly Roll dan Carín León yang diproduseri Cirkut, menandai dimulainya rangkaian perilisan Album Resmi Piala Dunia 2026.

Dirilis melalui Def Jam Recordings, Lighter menjadi langkah awal dari sebuah proyek musikal besar yang digadang-gadang sebagai album paling inklusif sepanjang sejarah Piala Dunia. Lagu ini sudah tersedia di seluruh platform streaming utama.

Lighter mempertemukan tiga talenta dari negara tuan rumah—Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada—melalui Jelly Roll, Carín León, dan produser kelas dunia Cirkut, yang pada 2026 meraih GRAMMY untuk kategori Producer of the Year, Non-Classical.

Perpaduan suara Jelly Roll yang berakar pada musik country dengan warna musik regional khas Meksiko milik Carín León menciptakan harmoni lintas-genre yang menggambarkan energi budaya Amerika Utara dan semangat global sepak bola.

Presiden FIFA Gianni Infantino menegaskan bahwa kehadiran album ini bukan sekadar pengisi suasana turnamen.

“Piala Dunia FIFA adalah salah satu momen langka ketika seluruh dunia bergerak dalam satu ritme,” ujar Infantino, dikutip dari rilis resmi FIFA.

“Album Resmi Piala Dunia 2026 bukan sekadar pendamping musikal, ini adalah pernyataan tentang arah sepak bola global. Dengan menghadirkan artis-artis yang suaranya menggema lintas benua, kami menciptakan sesuatu yang mencerminkan skala, ambisi, dan dampak budaya kompetisi bersejarah ini,” tambahnya.

Lighter adalah awal perjalanan itu—ekspresi tentang ketangguhan, energi, dan kegembiraan. Lagu ini akan terhubung dengan para penggemar di seluruh dunia, hadir di stadion, fan zone, hingga komunitas selama turnamen berlangsung,” tegasnya.

Salah satu kolaborator utama, Jelly Roll, mengungkap rasa bangganya bisa terlibat dalam proyek global ini.

“Musik punya cara menjangkau orang-orang di tempat yang tidak pernah kamu bayangkan, dan cara lagu ini tercipta bersama Carín León dan Cirkut adalah buktinya,” tutur Jelly Roll.

“Saya sudah lama menghormati mereka berdua, jadi bisa bersatu dalam rekaman ini sangat spesial. Saya bersyukur bisa membaginya dengan orang-orang di seluruh dunia.”

Bagi Carín León, keterlibatannya membawa nuansa tersendiri. Menurutnya, berkolaborasi dengan artis seperti Jelly Roll dan melakukannya untuk ajang olahraga terbesar di dunia adalah kebanggaan besar.

“Sebagai orang Meksiko, saya sangat bersemangat menjadi bagian dari proyek ini dan membawa musik serta budaya kami ke berbagai penjuru dunia. Senang bisa berbagi apa yang paling kami cintai: Musik dari hati,” kata Carin Leon.

Cirkut selaku produser menegaskan bahwa mereka ingin menciptakan karya yang merepresentasikan identitas tiga tuan rumah.

“Bekerja dengan Jelly Roll dan Carín León untuk lagu pertama Album Piala Dunia 2026 adalah kehormatan besar,” ucapnya.

“Kami ingin menciptakan sesuatu yang membawa suara dan jiwa negara-negara tuan rumah, dan memberikan dampak yang bisa terhubung dengan penggemar di seluruh dunia,” tambah Cirkut.

Lighter menjadi gerbang menuju proyek album berskala global. Album penuh Piala Dunia 2026 nantinya akan menampilkan artis dari berbagai benua dan genre, menggambarkan keberagaman turnamen berformat 48 tim.

FIFA menyebut album ini sebagai jembatan budaya yang menghubungkan penggemar sepak bola dengan dunia musik, menghadirkan kombinasi bintang besar dan talenta baru untuk mencerminkan semangat universal dari the beautiful game.

Sumber: FIFA

× Image