Home > Balap

5 Fakta Menarik Arvid Lindblad, Satu-satunya Rookie di F1 2026

Pembalap muda Racing Bulls, Arvid Lindblad, mampu mencuri perhatian lewat performa menjanjikan dalam musim debutnya di F1.
Image
Teguh Kurniawan Editor : Teguh Kurniawan
Arvid Lindblad, pembalap debutan di F1 2026 bersama Racing Bulls. Sumber: (Grafis: Deni Sulaeman/Skor.id)
Arvid Lindblad, pembalap debutan di F1 2026 bersama Racing Bulls. Sumber: (Grafis: Deni Sulaeman/Skor.id)

SKOR.id - Jika musim lalu ada begitu banyak pendatang baru di kancah Formula One (F1), tahun ini pandangan hanya tertuju kepada satu sosok - Arvid Lindblad.

Ya, remaja 18 tahun itu merupakan satu-satunya debutan di F1 2026, membela Racing Bulls bersama Liam Lawson.

Lindblad 'dicomot' dari Red Bull Junior Team untuk menggantikan posisi Isack Hadjar yang promosi ke Red Bull Racing mendampingi Max Verstappen.

Dan, driver belia kelahiran Surrey, Inggris, itu tak buang waktu untuk menjawab kepercayaan.

Pada balapan F1 perdananya di GP Australia, awal Maret lalu, Lindblad mampu finis di P8, menjadikannya peraih poin termuda ketiga dalam sejarah F1 setelah Max Verstappen dan Kimi Antonelli.

Meski kemudian tercecer ke P12 di GP Cina, tak bisa dipungkiri bahwa Arvid Lindblad punya semua talenta untuk menjadi pembalap besar masa depan.

Start kariernya yang cemerlang di F1 membuat prodigy balap satu ini patut dicermati sepanjang musim.

Berikut beberapa fakta menarik tentang Arvid Linbald:

Background Multikultural

Nama lengkapnya, Arvid Anand Olof Lindblad, cukup mengisyaratkan betapa kaya latar belakang pembalap muda ini.

Ayah Lindblad merupakan keturunan Swedia, sedangkan ibunya punya darah India. Dia juga memiliki kewarganegaraan Inggris karena lahir di Surrey.

Lindblad sangat bangga dengan semua budaya yang dia warisi. Terbukti lewat desain helm yang diwarnai corak bendera Inggris, Swedia, dan India.

Sebagai informasi, Arvid Lindblad merupakan pembalap ketiga dalam sejarah F1 yang punya keturunan India setelah Narain Karthikeyan dan Karun Chandhok.

Pemenang Balapan F2 dan F3 Termuda dalam Sejarah

Lesatan kariernya yang begitu cepat tidak mengherankan, Arvid mulai balapan sejak usia delapan tahun. Awalnya adalah kart racing.

Dia menekuni dunia tersebut selama tujuh tahun sebelum beralih ke balapan open-wheel sejak 2022.

Setahun berselang, dia debut di Formula 4. Lalu, berturut-turut naik kelas ke Formula 3 dan Formula 2 dalam waktu singkat.

Lindblad menjadi pemenang balapan F3 termuda dalam sejarah pada 2024 saat finis P1 di Barcelona, lalu kembali mencatat rekor serupa di F2 setahun kemudian, saat memenangi GP Jeddah pada usia 17 tahun 254 hari.

Dimentori Juara Dunia Formula E

Salah satu faktor yang membuat perkembangan Lindblad sangat pesat adalah orang-orang hebat yang selalu mendampinginya

Itu termasuk Oliver Rowland, juara dunia Formula E 2025 yang sudah bersama Lindblad sejak sang rookie berusia tujuh tahun.

Rowland selalu memberi dukungan penuh kepada Lindblad sejak dia memulai di kart, kemudian ikut membantu transisinya dari Formula 4 hingga debut di F1.

Melihat anak asuhnya kini berhasil mengukir nama di kelas tertinggi tentu sebuah kebanggaan buat Rowland.

Lando Norris

Anekdot paling populer tentang kemunculan Arvid Lindblad di kancah F1 adalah pertemuannya dengan Lando Norris pada 2021.

Ya, Lindblad kecil yang saat itu masih menekuni kart racing sempat bertemu dengan Lando usai balapan di Adria Karting Raceway, Italia.

Dalam kesempatan singkat tersebut, Lindblad tertangkap kamera berujar kepada sang juara dunia F1 2025, "Ingat saya, kita akan jumpa lagi dalam lima tahun!"

Benar saja, kini Lindblad bisa bertarung satu lintasan dengan pembalap McLaren itu, dan bakal mengukir banyak momen bersama di tahun-tahun mendatang.

Penyuka MotoGP

Meski menekuni balapan roda empat hampir seumur hidupnya, kecintaan Arvid Lindblad terhadap dunia balap tak kenal batas.

Dia diketahui juga penggemar berat balap motor, terutama MotoGP.

Sebagai informasi, Lindblad kecil dulu pertama kali malah lebih suka roda dua, sebelum sang ibu mengalihkannya ke roda empat karena lebih aman.

Ada beberapa rider MotoGP yang menjadi favorit Lindblad, yaitu Marc Marquez, Fabio Quartararo, dan Pedro Acosta.

× Image