Presiden Prabowo Bagikan Buku Tabungan Bonus Atlet ASEAN Para Games 2026

SKOR.id - Pembagian buku tabungan untuk bonus bagi para atlet ASEAN Para Games 2026 dari Presiden RI, Prabowo Subianto, resmi dilakukan pada Rabu (18/3/2026).
Buku tabungan untuk penyaluran bonus tersebut dibagikan langsung kepada para atlet ASEAN Para Games 2026 pada pagi hari di National Olimpic Center, Jakarta.
"Terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Prabowo Subianto yang telah memberikan bonus kepada atlet disabilitas," kata atlet para atletik, Figo Saputra.
"Semoga (bonus ini) dapat digunakan dengan baik dan dapat bermanfaat untuk kami agar dapat menunjang untuk meraih prestasi yang lebih baik lagi," ia menambahkan.
Sebelumnya Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI memang telah mengumumkan terkait pencairan bonus Atlet Para Games peraih medali, Selasa (17/3/2026).
Menpora RI, Erick Thohir, menyampaikan pencairan bonus tersebut sesuai arahan Presiden Prabowo untuk memberi penghargaan kepada atlet disabilitas yang sudah berjuang.
Sebab sebelumnya mereka telah berhasil mengantarkan Indonesia finis pada ranking kedua dalam ASEAN Para Games ke-13 yang digelar di Thailand pada Januari 2026.
Kontingen Indonesia mampu memperoleh 135 medali emas, melampaui target awal 82 medali emas, serta dilengkapi dengan 143 medali perak dan 114 medali perunggu.
Untuk rincianya jumlah penghargaan tersebut, pemerintah memberikan bonus peraih medali emas sebesar Rp1 miliar untuk nomor perorangan, Rp800 juta nomor ganda, Rp500 juta beregu.
Sementara untuk para pelatih rincianya yakni Rp300 juta untuk nomor perorangan dan ganda, Rp400 juta beregu. Secara keseluruhan, total bonus mencapai hampir Rp365 miliar.
"Ini merupakan komitmen pemerintah untuk memastikan bahwa prestasi atlet Paragames dihargai secara adil dan setara," kata Menpora Erick dalam rilis resmi Kemenpora RI.
"Terima kasih atas perjuangan luar biasa para atlet Indonesia yang telah berkorban jiwa dan raga. Mereka adalah saudara-saudara kita yang sempurna dalam hati dan dalam perjuangan."
"Pantang menyerah, tidak pernah mengeluh, semuanya demi mengharumkan nama baik bangsa," mantan Menteri BUMN RI itu memungkasi pada Selasa (17/3/2026).
