Direktur Persija Risih dengan Julukan APBD FC, Istilah Anak Papa Disebut Sudah Basi

SKOR.id - Direktur Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, bicara soal julukan APBD FC yang diarahkan ke klubnya dan istilah Anak Papa yang kerap dikaitkan.
Musim ini banyak warganet yang menjuluki Persija sebagai APBD FC di media sosial karena klub banyak disponsori oleh BUMD Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
“Memang agak risih juga dengarnya. Dan saya enggak tahu itu buzzer, atau memang itu suporter Persija, atau provokator (yang menjuluki APBD FC),” kata Prapanca.
“Tapi ya balik lagi, karena kelemahan kita di filterisasi digital, jadi semua orang bisa seenaknya saja ngomong gitu di media sosial. Toh saya bisa menjelaskan.”
“Ini adalah kolaborasi dengan pihak Pak Gubernur. Ketika Pak Pramono Anung dilantik menjado Gubernur DKI Jakarta, beliau memberikan pernyataan.”
“Beliau ingin Jakarta lebih Persija. Setelah itu saya dipanggil, apa saja yang bisa dikolaborasikan, kemudian dipilih lah sekian perusahaan (BUMD),”
“Jadi tidak ada pemberian secara cuma-cuma. Menajemen Persija juga harus bekerja untuk membuat konten dan sebagainya," ia menjelaskan.
Lebih jauh diungkapkan kolaborasi dengan PAM Jaya untuk lebih mengenalkan program yang selama ini masih kurang dikenal oleh masyarakat Jakarta.
Kemudian terkait Bank Jakarta untuk sosialisasi dan promosi dari yang semula bernama Bank DKI yang juga masih sepi peminat. Begitu juga dengan MRT.
Persija juga menjadi saluran informasi seperti terkait rute-rute yang ada, pun dengan kerja sama TransJakarta. Termasuk untuk promosi transportasi umum.
“Jadi saya harus sampaikan ini terkait APBD FC. Bahwa apa yang menjadi program yang ada di perjanjian, itu enggak bisa main-main,” Prapanca meneruskan.
“Kerja sama ini tidak bisa dilakukan secara ugal-ugalan. Masing-masing BUMD juga diawasi pengeluaran keuangannya oleh BPK dan sebagainya,” ia melanjutkan.
Adapun terkait idiom Anak Papa, dikaitkan ke Persija berhubungan dengan pihak eksternal yang seolah-olah memberikan jalan mulus untuk Macan Kemayoran.
Mohamad Prapanca menilai istilah tersebut sudah basi dan mempertanyakan siapa yang menyebut seperti itu sambil bercanda bahwa semua adalah anak papa (bapak).
Sementara itu sedikit komentar juga diberikan Direktur Olahraga Persija, Bambang Pamungkas, yang memang sedang mendampingi Sang Bos.
“Sebutan Anak Papa itu sudah saya dengar sejak masih bermain, jadi sudah terlalu basi untuk dibahas,” ucap lelaki yang akrab disapa Bepe itu, Selasa (10/3/2026).
“Ya memang kita enggak bisa atur orang lain mau ngomong apa. Sebagai pemain saat itu fokus saya hanya di lapangan," legenda hidup Persija itu menambahkan.
