Persaingan Juara Super League 2025-2026, Bambang Pamungkas Buat Skema untuk 10 Pekan Terakhir Persija

SKOR.id - Persija Jakarta sudah berhitung untuk 10 pekan terakhir dalam persaingan menuju juara Super League 2025-2026, tim dilarang terpeleset untuk menjaga asa.
Persija, Persib Bandung, dan Borneo FC yang menempati tiga besar klasemen sementara Super League 2025-2026 sama-sama telah menjalani 24 laga.
Artinya, dalam persaingan memperebutkan gelar juara, ketiga tim serupa menyisakan 10 pertandingan di musim ini. Jarak poin yang dimiliki pun tidak terlalu jauh.
Persib memimpin dengan 57 poin, lalu di belakangnya Borneo FC dan Persija berjarak empat dan enam poin yakni punya 53 dan 51 poin di posisi dua dan tiga.
Terkait pertemuan ketiganya, Macan Kemayoran, julukan Persija, baru menyudahi bentrokan lawan Borneo FC dengan hasil imbang di kandang pada 3 Maret 2026
Selanjutnya di 16 Maret 2026 akan ada duel Borneo FC vs Persib, sedangkan laga klasik Persija menjamu tim berjuluk Maung Bandung dijadwalkan pada 10 Mei 2026.
Direktur Persija, Mohamad Prapanca, menilai peluang juara masih terbuka dan meminta Direktur Olahraga Persija, Bambang Pamungkas, membuat skema.
“Jadi ketika kemarin terakhir kami seri di kandang (lawan Borneo FC), itu Pak Panca setelah pertandingan langsung manggil saya, diskusi,” ucap Bambang Pamungkas.
“Omongannya enggak perlu saya sebutkan. Dia bilang, coba dibuatkan skema kira-kira 10 pertandingan akan bagaimana. Akhirnya kami bikin lah, saya dengan Pak Panca.”
“Kami bikin dengan skema yang kurang lebih, oh ini akan begini, kami akan menang di sini, mungkin di sana akan seperti ini, dan sebagainya,” ia menjelaskan.
Lebih lanjut diungkapkan bahwa pada akhirnya, dari hasil skema perhitungan yang dilakukan, pada pekan ke-34 atau penutup, semuanya akan menjadi tipis jaraknya.
Menurut perkiraan Bambang Pamungkas bersama Mohamad Prapanca, perbedaan hanya satu-dua poin di akhir persaingan menjadi juara Super League 2025-2026.
“Sekali lagi, ini pengamatan saya, ini masih tebak-tebakan, bukan gelar pamungkas, jadi saya ini hanya perkirakan. Jadi kurang lebih akan seperti itu,” ia menambahkan.
“Catatan dari itu adalah, artinya Persija tidak boleh lagi terpeleset dalam situasi apapun. Artinya tidak boleh, benar-benar sama sekali jangan kalah (pertandingan).”
“Itu yang perlu ditekankan. Makanya kemudian setelah obrolan itu, akhirnya Pak Panca mengumumkan pada tim bahwa kami masih punya peluang asalkan tidak kepeleset.”
“Hal itu yang kemudian menjadi acuan bagi kami untuk tetap bisa men-support tim dalam kondisi bahwa kami masih punya kesempatan, kurang lebih seperti itu.”
“Terkait dengan kapannya kami akan mengudeta (puncak klasemen) saya enggak akan cerita, kan poin tipis satu atau dua,” lelaki yang akrab disapa Bepe itu menguraikan.
Ia pun menegaskan bahwa bagi Persija, yang terpenting adalah saat berakhirnya Super League 2025-2026 atau setelah pekan ke-34, mereka ada di nomor satu.
“Semoga. Jadi saya tidak ingin membahas tim lain, saya ingin fokus pada tim kami sendiri. Yang penting yang disampaikan Pak Panca tadi bahwa tim harus fokus,” ucapnya lagi.
“Dan tidak kepeleset dalam hal apapun. Kalau bisa menyapu bersih semua pertandingan (dengan kemenangan), tentu lebih baik,” Bambang Pamungkas menyudahi.
