Home > Culture

Tips Buka Puasa: Pembagian Porsi Makan yang Tepat

Pembagian porsi makan yang tepat sangat penting artinya saat puasa, bagaimana porsi yang tepat saat berbuka?
Image
Thoriq Az Zuhri Yunus Editor : Thoriq Az Zuhri Yunus
Kurma, salah satu peneman makan sahur. (Grafis: Rahmat Ari Hidayat/Skor.id)
Kurma, salah satu peneman makan sahur. (Grafis: Rahmat Ari Hidayat/Skor.id)

SKOR.id - Berikut ini adalah tips buka puasa berkaitan dengan pembagian porsi makan yang tepat.

Dilansir dari Halodoc, pembagian porsi makan yang tepat adalah sahur sebanyak 40 persen, berbuka 50 persen, dan setelah tarawih 10 persen.

Hal ini untuk memenuhi kebutuhan kalori rata-rata orang Indonesia 1.700 sampai 2.000 per hari.

Bagaimana porsi makan saat buka puasa?

1. Buka Puasa

Penuhi 10-15 persen kebutuhan energi dengan makanan dan minuman manis ringan.

Contohnya adalah es kacang merah, kolak, bubur kacang hijau, atau segelas teh manis hangat.

Akan tetapi, yang paling direkomendasikan adalah kurma karena kaya akan kandungan energi dan serat.

Jangan lupa pula banyak konsumsi air putih untuk rehidrasi tubuh.

2. Setelah Salat Maghrib

Setelah Salat Maghrib atau 30 menit setelah berbuka, penuhi 30-35 persen kebutuhan energi dengan makan makanan utama.

Pastikan makanan utama memiliki karbohidrat dan bernutrisi lengkap.

Buah dan air putih juga tidak boleh terlupakan untuk dikonsumsi.

3. Setelah Tarawih

Lengkapi menu makan dengan memenuhi 10-15 persen energi setelah tarawih atau sebelum tidur.

Cemilan sehat bisa jadi pilihan, seperti buah-buahan, yoghurt, kacang-kacangan, dan segelas susu hangat.

Sumber: Halodoc

× Image