Home > National

Alex Noerdin Wafat, Sriwijaya FC Beri Tribute Menyentuh buat Sang Pelopor

Sriwijaya FC ikut merasakan kehilangan besar atas wafatnya mantan Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin.
Image
Teguh Kurniawan Editor : Teguh Kurniawan
Klub sepak bola asal Sumatera Selatan, Sriwijaya FC. Sumber:Skor.id
Klub sepak bola asal Sumatera Selatan, Sriwijaya FC. Sumber:Skor.id

SKOR.id - Sriwijaya FC ikut merasakan kehilangan besar atas wafatnya mantan Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin.

Diketahui, politisi senior itu menghembuskan napas terakhir pada Rabu (25/2/2026) di Jakarta setelah cukup lama dirawat akibat sakit.

Pergi di usia 75 tahun, Alex Noerdin tak hanya dikenal sebagai tokoh politik, tapi juga pelaku sepak bola.

Ya, dulu semasa aktif menjabat gubernur Sumatera Selatan selama dua periode (2008-2013), pria kelahiran Palembang itu sempat menjadi pembina klub Sriwijaya FC.

Berkat tangan dinginnya, Laskar Wong Kito tumbuh menjadi kekuatan menakutkan di sepak bola tanah air.

Mereka berhasil merengkuh dua gelar juara Liga Indonesia (2007-2008 dan 2011-2012), serta merajai Piala Indonesia selama tiga tahun beruntun (2008, 2009, dan 2010).

Ketika mendengar kabar meninggalnya Alex Noerdin, Sriwijaya FC ikut merasakan duka mendalam.

"Bukan sekadar kehilangan seorang tokoh, tapi kehilangan sosok yang pernah menenun harapan menjadi kenyataan," tulis klub via Instagram resmi.

"Di bawah langkah dan keyakinan Bapak, mimpi tentang kejayaan olahraga Sumatera Selatan pernah berdenyut begitu hidup."

"Dan, bagi Sriwijaya FC, jejak itu bukan hanya sejarah. Ia adalah kenangan yang terus berbisik di setiap tribun yang kini terasa lebih sunyi."

"Kepergian ini seperti senja yang datang terlalu cepat, meninggalkan langit penuh warna kenangan. Terima kasih atas dedikasi, atas keyakinan, dan atas mimpi yang pernah engkau titipkan pada tanah ini."

"Selamat jalan Bapak Pelopor!"

"Namamu akan tetap hidup-dalam doa, dalam cerita, dan dalam setiap harapan yang kami jaga dengan hati yang lebih hening," pungkas mereka.

Sriwijaya FC memang benar-benar hidup di bawah arahan Alex Noerdin. Mereka rutin menjadi penantang di kompetisi domestik dan kerap menjadi wakil Indonesia di Asia.

Sepeninggal dirinya, pamor klub kebanggaan Sumatera Selatan itu perlahan meredup. Sejak 2019, mereka bahkan hanya mampu berkutat di kasta kedua sepak bola Indonesia.

Saat ini, problem belum selesai, bahkan tampak kian runyam. Sriwijaya FC mengalami kesulitan finansial, performa di lapangan anjlok, dan hampir dipastikan bakal terdegradasi ke kasta ketiga alias Liga Nusantara.

Sriwijaya FC mendekam di dasar klasemen Grup 1 Championship 2025-2026, belum sekali pun menang dalam 20 pertandingan yang sudah dilalui - 18 di antaranya kalah, termasuk dipermalukan Adhyaksa FC 0-15, beberapa waktu lalu.

Sumber: Sriwijaya FC

× Image