Home > Badminton

Gugur di Semifinal Malaysia Open 2026, Fajar/Fikri Akui Tuah Axiata Arena buat Wakil Tuan Rumah

Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, kalah dari Aaron Chia/Soh Wooi Yik di semifinal Malaysia Open 2026.
Image
Teguh Kurniawan Editor : Teguh Kurniawan
Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri. (Grafis: Deni Sulaeman/Skor.id)
Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri. (Grafis: Deni Sulaeman/Skor.id)

SKOR.id - Indonesia dipastikan pulang tanpa gelar dari Malaysia Open 2026. Dua wakil terakhir di semifinal kandas semua.

Usai Jonatan Christie kalah dari Kunlavut Vitidsarn di tunggal putra, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri juga menyusul dari sektor ganda putra.

Fajar/Fikri tak mampu melewati adangan duo tuan rumah, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, dalam duel di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia, Sabtu (10/1/2026).

Meski memberi perlawanan sengit, pasangan Indonesia akhirnya menyerah dua gim langsung, 21-23, 18-21.

Ini merupakan kekalahan kedua beruntun Fajar/Fikri dari Aaron/Soh setelah World Tour Finals 2025, Desember lalu. Dengan demikian, head to head pun kini sama kuat 2-2.

Fajar Alfian mengakui bahwa secara kekuatan, mereka sejatinya berimbang. Namun, keberadaan pendukung Malaysia di Axiata Arena menjadi keuntungan buat Aaron/Soh.

"Mereka tampil luar biasa di depan pendukung yang sangat luar biasa di Axiata Arena ini. Gim pertama dan gim kedua kami sempat unggul, tapi mereka bisa membalikkan keadaan, mereka sangat percaya diri bermain di sini," kata Fajar.

"Dan, beberapa kali ada lucky ball buat mereka sebagai faktor pembeda. Tapi, di luar itu semua, kami juga harus meningkatkan lagi kemampuan kami," dia menambahkan.

Fajar tampaknya sangat terkesan dengan atmosfer di Axiata Arena, terutama energi yang diberikan para fans buat pemain Malaysia.

Dia berharap hal serupa bisa ditunjukkan badminton lovers Indonesia saat para jagoan Merah Putih beraksi di Indonesia Masters 2026, akhir Januari.

"Atmosfer Axiata Arena sangat luar biasa sejak hari pertama sampai hari ini untuk mendukung wakil-wakil Malaysia. Kami juga berharap hal yang sama dua minggu depan di Istora untuk mendukung penuh wakil-wakil Indonesia," pungkasnya.

Sementara, Muhammad Shohibul Fikri menyoroti kekurangan mereka saat kalah dari Aaron/Soh. Dia menilai masih banyak hal yang mesti diperbaiki jika ingin mendapatkan hasil lebih baik di turnamen berikutnya.

"Masih banyak yang diperbaiki, terutama dari segi power, juga dari segi fokus. Dan tadi juga kami masih ada melakukan kesalahan. Nah itu PR yang sangat penting untuk kami berdua," ujar Fikri.

"Selamat untuk Aaron/Wooi Yik, semoga besok mereka bisa mendapat hasil yang terbaik," lanjutnya.

Pekan depan, BWF World Tour lanjut ke India Open 2026. Namun, Fajar/Fikri sepertinya tak ambil bagian.

Jadi, mereka punya waktu untuk memulihkan diri jelang comeback di Indonesia Masters 2026, 20 Januari.

Sumber: PBSI

× Image