M7 World Championship Akan Jadi Ajang Pembuktian Nino

SKOR.id - Ajang M7 World Championship menjadi momen spesial dalam perjalanan karier Nino.
Turnamen ini menandai kejuaraan dunia pertamanya sepanjang karier profesional, khususnya sejak ia resmi bergabung dengan Alter Ego pada 2021.
Pemain bernama lengkap Syauki Fauzan Sumarno tersebut datang ke tim dengan latar belakang yang tidak ringan.
Saat bergabung, Alter Ego dihuni oleh para pemain senior dan merupakan tim papan atas yang sebelumnya mampu menembus runner-up MPL Indonesia Season 6 serta tampil di M2.
Dengan status Alter Ego sebagai tim elit, ekspektasi yang dibebankan tentu sangat besar.
Target utama tim sejak awal tidak berubah, yakni menjadi juara MPL ID dan kembali tampil di M-Series dengan pencapaian yang lebih baik.
Situasi ini secara otomatis menjadi tekanan tersendiri bagi para pemain, termasuk Nino yang kala itu masih beradaptasi dengan lingkungan baru dan tuntutan tinggi.
“Sebelumnya ketika belum ada saya, (Alter Ego) sudah top 2 (di MPL ID). Ya saya inginnya jadi top 1 ketika ada saya,” ujar Nino. Pernyataan tersebut menggambarkan ambisi sekaligus beban mental yang ia rasakan sejak awal bergabung.
Dalam perjalanannya, performa Alter Ego di MPL ID maupun turnamen lain memang terbilang fluktuatif.
Kondisi ini diperparah dengan keputusan perubahan role Nino dari gold lane ke EXP lane, yang tentu berdampak besar terhadap dinamika tim dan performa individunya.
Adaptasi peran baru tidak selalu berjalan mulus dan menambah tekanan yang sudah ada.
Meski demikian, Nino mengakui dirinya beruntung karena terus mendapatkan kepercayaan dari manajemen dan tim Alter Ego hingga saat ini.
Kepercayaan tersebut menjadi sumber motivasi terbesarnya untuk bertahan dan terus membuktikan diri di level tertinggi. “Selama 9 season ini, saya merasakan naik-turun. Pastinya stress, merasa diri sendiri tidak layak, sampai ingin berhenti. Tapi saya selalu dapat kesempatan dari Alter Ego, dan saya ingin membuktikan itu,” ungkapnya.
Sosok penting di balik dukungan tersebut adalah Delwyn Sukamto, pemilik sekaligus CEO Alter Ego. Bahkan ketika Nino berada di titik terendah dan meragukan kemampuannya sendiri, Delwyn tetap memberikan kepercayaan penuh.
“Ko Delwyn selalu support saya. Dia bilang suatu saat kamu akan bantai-bantai dan jadi line up utama. Dukungan itu penuh banget, makanya saya tetap semangat,” kata Nino.
Kini, dengan kepercayaan yang terus terjaga dan pengalaman panjang di Alter Ego, Nino siap menjadikan M7 sebagai panggung pembuktian. Menarik untuk menantikan bagaimana perjalanan Alter Ego dan ONIC dalam misi #Menu7uJuara, yang akan dimulai dari Swiss Stage pada 10 Januari 2026 di XO Hall, Jakarta Barat.
