Profil Ko Hyung-jin, Wasit yang Bakal Pimpin Laga Persib vs Persija

SKOR.id - Pertandingan sarat gengsi antara dua raksasa sepak bola Indonesia, Persib Bandung dan Persija Jakarta pada Minggu (11/1/2026), dikabarkan akan dipimpin oleh wasit asing berpengalaman asal Korea Selatan, Ko Hyung-jin.
Laga yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) ini merupakan salah satu pertandingan krusial di pekan ke-17 Super League 2025/2026 yang sudah lama dinantikan suporter kedua kubu.
Lantas, seperti apa profil Ko Hyung-jin? Berikut ulasannya:
Ko Hyung-jin bukan nama asing di dunia kepelatihan internasional. Wasit berusia 43 tahun ini mengantongi lisensi FIFA sejak 2009, dan kariernya telah membawanya memimpin pertandingan di berbagai kompetisi besar di Asia, mulai dari Kualifikasi Piala Dunia, Piala Asia, AFC Champions League, hingga Piala Dunia U-17.
Sejak musim Super League 2025-2026 bergulir, Ko Hyung-jin juga menjadi salah satu wasit asing yang ditugaskan di Indonesia, meski baru memimpin satu pertandingan domestik pada pekan ke-16 lalu ketika PSIM Yogyakarta menang 1-0 atas Semen Padang.
Selain itu, rekam jejaknya di sepak bola Indonesia juga termasuk memimpin beberapa laga di musim lalu, bahkan pernah memimpin pertandingan persahabatan Timnas Indonesia vs Lebanon, 8 September 2025. Itu menunjukkan bahwa dia sudah cukup akrab dengan atmosfer sepak bola Indonesia.
Menunjuk Ko Hyung-jin sebagai pengadil utama pada duel El Clasico Indonesia ini dinilai sebagai langkah strategis dari penyelenggara untuk menjaga kualitas dan netralitas jalannya pertandingan yang sarat tekanan. Rivalitas Persib dan Persija dikenal sangat tinggi, dan keputusan wasit di laga seperti ini kerap jadi sorotan tajam publik.
Meski berstatus wasit elite, Ko Hyung-jin juga tak lepas dari sorotan dan kontroversi. Beberapa keputusan yang diambilnya di kompetisi sebelumnya sempat menuai pro dan kontra, termasuk kritik dari pelatih klub yang merasa dirugikan.
Teranyar, dia mendapatkan kritik keras dari pelatih Semen Padang, Dejan Antonic, usai laga melawan PSIM Yogyakarta, 4 Januari lalu. Dalam sesi jumpa pers setelah pertandingan, Dejan Antonic meluapkan kekecewaannya terkait kepemimpinan Ko Hyung-jin di laga tersebut.
”Dia bikin keputusan sendiri. VAR tidak jalan, dia kasih penalti," ucap Antonic, geram.
"Saya cuma mau bilang ke depannya, jangan seperti ini. Bukan di PSIM, bukan di Semen Padang. (Juga) di Persib, di Persija. Jangan seperti ini. Ini contoh jelek untuk semua,” tambahnya.
Namun demikian, pengalaman panjangnya memimpin pertandingan internasional menjadi modal penting untuk menghadapi tekanan dari puluhan ribu supporter yang diperkirakan akan memadati GBLA, serta tekanan emosional kedua tim yang sama-sama berebut poin penuh agar bisa menempati puncak klasemen.
Laga ini sendiri bukan sekadar duel biasa. Selain menyuguhkan rivalitas klasik antara dua klub besar, pertandingan ini punya implikasi signifikan terhadap persaingan di papan atas Super League musim ini. Persija sementara ini ada di peringkat kedua, sedangkan Persib ada di posisi ketiga. Kedua tim sama-sama mengoleksi 35 poin dan hanya terpaut dua poin dari Borneo FC yang ada di pucuk klasemen.
