Bagaimana Pemanasan Global Memengaruhi Jalannya Pertandingan Bisbol

SKOR.id - Pemanasan global yang mengakibatkan suhu bumi meningkat ternyata berpengaruh pada jalannya pertandingan olahraga bisbol.
Sebuah studi oleh Dartmouth College yang diterbitkan dalam Bulletin of the American Meteorological Society menemukan bahwa pemanasan global yang meningkatkan suhu bumi memengaruhi jalannya pertandingan bisbol.
Hasil tersebut diperoleh usai menganalisis 100 ribu laga Liga Bisbol Amerika Serikat (MLB) yang memainkan lebih dari 200 ribu bola sejak 2010.
Penelitian tersebut menemukan bahwa jumlah home run dalam pertandingan bisbol meningkat setiap tahunnya seiring dengan meningkatnya suhu global.
"Pemanasan global meningkatkan jumlah home run dalam MLB," ujar peneliti Justin Mankin dilansir dari Japan Today.
Bagaimana hal tersebut bisa terjadi? Para peneliti menyebut bahwa hal tersebut terjadi karena hukum fisika dasar.
Yakni, ketika suhu udara meningkat maka molekul akan bergerak lebih cepat dan menjauh satu sama lain yang menyebabkan ikatan udara di dalamnya menjadi kurang padat.
Oleh karena itu, bola yang dipukul oleh pemain bisbol pun akan bergerak lebih jauh di udara yang memanas dan sedikit memiliki hambatan gerak.
Peneliti lain dari Universitas Illinois, Alan Nathan, juga menguji hubungan antara pemanasan global dengan peningkatan jumlah homer dengan pendekatan fisika balistik.
Yang mengejutkan adalah penelitian Alan Nathan menelurkan temuan yang sama dengan hasil dari penelitian Dartmouth College.
Bahwa pemanasan global memberikan pengaruh terhadap permainan bisbol dengan jumlah home runs yang terus meningkat setiap tahunnya.
Kedua penelitian itu menemukan bahwa ada kemungkinan peningkatan jumlah home run sebanyak 1 persen ketika terjadi peningkatan suhu udara setiap tahunnya.
Selain pemanasan global, tentunya ada faktor non-iklim lain yang menyebabkan meningkatnya jumlah home run setiap musimnya. Seperti faktor ukuran bola dan jenis jahitannya.
Pengakuan Nyata Atlet dan Veteran Bisbol
Beberapa veteran bisbol pun mengakui bahwa jumlah home run pada sebuah pertandingan meningkat ketika suhu udara menghangat.
"Kami selalu merasa seperti itu selama bertahun-tahun," kata Presiden Operasional Bisbol Phillies, Dave Dombrowski.
"Ketika kondisi cuaca lebih hangat maka bola akan bergerak lebih banyak dan ternyata hal tersebut dapat dibuktikan secara ilmiah."
Brent Suter dari Colorado Rockies pun mengamini bahwa temperatur udara sangat mempengaruhi jumlah home runs pertandingan bisbol.
Menurutnya, sangat masuk akal jika ada 500 home run yang terjadi karena faktor udara yang menghangat.
"Pastinya saya sebagai pitcher (pelempar bola) tidak menyukainya. 500 (home run) terdengar terlalu banyak tetapi saya mempercayainya," ujar Brent Suter menegaskan.
"Saya masih ingat ketika pada suatu pertandingan saya menangkap sebuah bola dan bergumam, 'Panas bola ini sangat tidak normal. Panas sekali'."
Callahan dari National Oceanic and Atmospheric Administration memprediksi bahwa jika pemanasan global terus memburuk maka akan terjadi sekitar 192 homer akibat peningkatan suhu bumi pada 2050.
Angka tersebut akan terus meningkat hingga mencapai sekitar 468 homer pada tahun 2100.
"Pemanasan global akan mengubah banyak hal di sekitar kita secara perlahan dan merusak," kata Callahan menjelaskan.
"Faktanya, ketika kita semua semakin jarang melihat bisbol di luar ruangan bukan menandakan berakhirnya peradaban manusia tetapi pertanda lain bahwa kita semua harus mengubah gaya hidup karena emisi gas rumah kaca."
