Gagal Finis, Francesco Bagnaia Heran Bisa Tergelincir di Momen Genting

SKOR.id - Seri kedua MotoGP 2023 yang digelar di Autodromo Termas de Rio Hondo, Argentina berujung menyesakkan untuk Francesco Bagnaia.
Bagaimana tidak, Francesco Bagnaia hanya mampu meraih empat poin tambahan dari GP Argentina 2023 yang dibukukan usai finis keenam dalam sesi sprint race.
Sedangkan dalam sesi balapan utama, rider tim Ducati Lenovo itu hanya mampu finis ke-16 sehingga tak berhak mendapat poin tambahan.
Francesco Bagnaia sejatinya berpeluang besar finis kedua. Namun, ia justru terpeleset di Tikungan 13 saat lomba menyisakan delapan lap.
Insiden tersebut jelas membuat kesal sang juara bertahan. Namun, Pecco tak memahami kenapa hal itu bisa terjadi.
"Saya mengalami crash. Jujur saja, saya merasa kesal. Saya mengalami crash yang tidak bisa dipahami (kenapa bisa terjadi)," ujarnya dikutip dari Crash.net.
"Terkadang, Anda mengalami crash dan Anda tak tahu mengapa bisa terjadi. Ini adalah hal yang tersulit untuk dipahami dan tersulit untuk dipelajari."
Pecco pun memaparkan kebingungan yang dirasakannya. Ia mengaku melakukan manuver yang sama selama 16 lap sebelumnya.
"Tahun ini saya jadi pembalap yang lebih baik, lebih presisi, tanpa kesalahan, dan melakukan hal dengan lebih baik," ujar rider Ducati Lenovo itu.
"Namun, saya sudah mengalami crash di balapan kedua musim ini. Jadi, ini sesuatu yang membuat saya sangat geram."
Insiden yang dialami Pecco di GP Argentina 2023 ini seolah mengingatkan momen penuh tekanan yang dialaminya pada musim lalu tepatnya di GP Jepang 2022.
Saat itu, Francesco Bagnaia yang tengah dalam misi mengejar Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha) untuk gelar juara dunia justru mengalami crash.
Crash yang dialami Pecco di Jepang pun cukup mengherankan mengingat ia sebenarnya bisa saja mengakhiri balapan tanpa perlu mengambil risiko lebih besar.
"Saya merasa tampil sangat bagus, tanpa tekanan dan tidak melakukan hal gila. Saya berada di posisi kedua," kata Pecco mengomentari insiden yang dialami di Argentina.
"Saya pun sudah paham bahwa Marco (Bezzecchi) di depan terlalu jauh untuk saya (kejar). Saya sudah tertinggal sekitar lima detik."
"Saya hanya berusaha jaga jarak dengan Alex (Marquez. Inilah yang membuat saya makin kesal karena saat Anda dalam kendali, Anda tak perlu crash seperti ini," katanya.
Hasil minor di GP Argentina pun terasa makin menyesakkan bagi Francesco Bagnaia yang harus turun dari posisi puncak klasemen MotoGP 2023.
Saat ini, Francesco Bagnaia duduk di peringkat kedua dengan torehan 41 poin alias tertinggal sembilan angka dari Marco Bezzecchi yang menggeser posisinya di puncak.
Meski demikian, Francesco Bagnaia masih punya banyak waktu untuk berbenah mengingat kompetisi MotoGP 2023 baru berjalan dua seri dari 21 yang direncanakan.
