Home > Liga Inggris

Badan Timnas Esport Wujud Kolaborasi IESPA dan PB ESI

Image
Nizar Galang

  • NOC Indonesia apresiasi pembentukan Badan Timnas Esport (BTES).
  • Ketua NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari, menyebut kehadiran BTES menjadi preseden positif bagi dunia olahraga.
  • IESPA dan PB ESI adalah dua organisasi yang menaungi Esport di Indonesia. 

SKOR.id - Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) mengapresiasi pembentukan Badan Timnas Esport (BTES).

Tim ad hoc ini bakal menjadi wadah atlet-atlet esport yang akan membela Merah Putih dalam pesta olahraga internasional. 

Ketua NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari, mengatakan kehadiran BTES jadi preseden positif bagi dunia olahraga di Tanah Air.

BTES terbentuk sebagai perwujudan kolaborasi antara Indonesia esport Association (IESPA) dan Pengurus Besar Esport Indonesia (PB ESI).

Mereka sepakat untuk bersinergi demi mewujudkan semangat pencapaian prestasi Indonesia di multievent Internasional. 

"Ini hari bersejarah karena pembentukan BTES memberi pelajaran bagi cabor yang masih memiliki pikiran mendua. Saat membela Indonesia harus jadi satu."

"Esport menunjukkan, meski organisasinya beda, jangan mengkhianati Merah Putih karena yang terpenting adalah prestasi olahraga Indonesia," katanya. 

IESPA digagas Eddy Lim kala esport mulai tumbuh di Tanah Air. Mereka berafiliasi dengan Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) dan telah mendapat pengakuan Federasi Esport Internasional (IESF). 

PB ESI yang terbentuk awal 2020 diketuai Budi Gunawan dan dapat pengakuan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) sebagai badan resmi di bawah KONI yang menaungi pembinaan prestasi olahraga di Indonesia. 

Esport kian dilirik untuk dipertandingkan di multievent internasional. Debut esport sebagai olahraga prestasi dimulai dalam Asian Indoor and Martial Arts Games (AIMAG) 2017 Asgabath.  

Sama seperti di AIMAG 2017, esport juga mentas di Asian Games XVIII/2018 Jakarta-Palembang sebagai cabang olahraga (cabor) ekshibisi. Medali yang diperebutkan tak masuk hitungan klasemen resmi. 

Antusiasme berlanjut kala SEAGF menyepakati esport sebagai salah satu cabor yang resmi dipertandingkan dalam SEA Games 2019 Filipina.

Bahkan, esport juga masuk daftar cabor yang dipertandingkan di SEA Games 2021 Hanoi, AIMAG 2021 Pataya, serta Asian Games 2022 Hangzhou.

"Persiapan BTES jangan sekadar terpaku pada SEA Games, harus sampai Asian Games 2022. BTES harus menetapkan standar timnas esport." 

"Mereka juga yang akan mengawal persiapan (timnas esport) untuk turun di multievent," kata Okto, sapaan Raja Sapta Oktohari. 

Pria yang juga promotor itu berharap esport di Indonesia bisa mempertahankan popularitasnya. Bahkan, kalau bisa, lebih dari sekarang.

"Pamor esport tengah naik daun hingga bisa saja menjadi movement kami yang tengah berjuang jadi tuan rumah Olimpiade 2032," ujarnya.

Sementara itu, Eddy Lim menjelaskan bahwa IESPA dan PB ESI memiliki niat yang sama untuk prestasi esport Merah Putih.

"Oleh karena itu, kami langsung duduk bersama untuk membahas struktur BTES. Jadi memang kami sudah seperti satu grup," katanya.

Hal senada dikemukakan Sekjen PB ESI, Frengky Ong. Keinginan melihat Merah Putih berjaya di kancah internasional jadi alasan kedua pihak berkolaborasi. 

"Kami mau menunjukkan bahwa bisa bersatu, tidak perlu ribut. Sebab, fokus kami adalah membawa kejayaan prestasi Indonesia," katanya.

Ikuti juga InstagramFacebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita Esport Lainnya: 

Schalke 04 Bersiap Jual Tim Esports Miliknya

Viral, Beredar Video Syur Mirip Youtuber Game Cantik, Sarah Viloid

× Image