Home > Liga Inggris

Bantuan Vaksin asal Cina Tak Diambil Jepang, Apa Pengaruhnya di Olimpiade Tokyo

Image
Aditya Fahmi Nurwahid

  • Pemerintah Jepang tidak menyetujui atlet Jepang mendapatkan vaksinasi yang ditawarkan Cina.
  • Penolakan tawaran tersebut membuat banyak rumor beredar, terutama terkait dengan Olimpiade Tokyo.
  • Namun sebenarnya, apakah kebijakan ini benar-benar berpengaruh di olimpiade?

SKOR.id - Pemerintah Jepang tak menyetujui bantuan vaksinasi yang ditawarkan Cina untuk atlet yang berlaga di Olimpiade Tokyo 2020 dan Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022.

Penawaran bantuan vaksinasi ini disampaikan oleh Presiden Komite Olimpiade Internasional, Thomas Bach, pada Kamis (11/3/2021).

Namun, dalam sesi koordinasi penyelenggaraan Olimpiade Tokyo ini, CEO Olimpiade Tokyo, Toshiro Muto, memilih untuk tidak berkomentar terkait bantuan tersebut.

Menteri Olimpiade Jepang, Tamayo Marukawa, mengakui bahwa pemerintah Jepang belum menyetujui tawaran tersebut.

Namun, sikap ini dikabarkan justru menimbulkan pertanyaan, terutama untuk negara-negara yang "berlangganan" vaksin asal Cina.

Akan tetapi, Marukawa langsung angkat suara, dan mengatakan bahwa tidak ada yang berubah dari Olimpiade Jepang.

Para atlet yang telah disuntik vaksin asal Cina, atau menerima bantuan vaksinasi dari Cina, tetap bisa berlaga. Pihak Jepang menilai bahwa keputusan tersebut berada di negara masing-masing.

"Saya pikir itu akan menjadi keputusan bagi negara-negara di mana vaksin asal Cina telah disetujui," kata Marukawa dikutip dari NHK.

Marukawa juga mengakui bahwa tawaran vaksinasi dari Cina tak sampai di meja pemerintah, sehingga atlet Jepang tidak mendapatkan vaksinasi.

"Saya tidak tahu ada perusahaan China yang telah mengajukan permohonan persetujuan di Jepang," ucap Marukawa.

Tamayo Marukawa memberi garansi bahwa protokol kesehatan Olimpiade Tokyo disusun untuk membuat rasa aman, bahkan meski tak ada vaksinasi yang dilakukan oleh para delegasi.

"Kami mengambil langkah-langkah anti-penyebaran yang komprehensif sehingga orang-orang dapat merasa aman untuk berpartisipasi dalam Olimpiade Tokyo, bahkan tanpa vaksinasi,” kata Marukawa.

"Tidak ada perubahan (dalam protokol Olimpiade). bahwa kami melanjutkan (rencana) dengan asumsi orang tidak mendapatkan vaksinasi."

Indonesia menjadi salah satu negara yang sudah memvaksinasi para atletnya di tengah pandemi Covid-19 ini.

Salah satu tujuan vaksinasi atlet ini untuk mendukung delegasi Indonesia di kancah internasional, termasuk Olimpiade Tokyo. 

Ikuti juga InstagramFacebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita Olimpiade Lainnya:

Tiga Alasan Olimpiade Tokyo 2020 Mustahil Ditunda

Olimpide Tokyo Jembatan Diplomasi Sejarah Kelam Kolonialisme Jepang di Korsel

× Image