Home > Liga Inggris

Zaenudin Amali Apresiasi Wushu Indonesia Tetap Kreatif di Tengah Pandemi Covid-19

Image
Nizar Galang

  • Menpora RI, Zaenudin Amali menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada PB Wushu Indonesia menggelar kejuaraan virtual di tengah pandemi Covid-19. 
  • Zainudin Amali adakan Internasional Virtual Wushu Championship seri ke-2 di Kemenpora, Senayan, Jakarta, Rabu (2/12/2020).
  • Ketua Umum PB Wushu Indonesia, Airlangga Hartarto menyampaikan kegiatan ini untuk menjaring banyaknya atlet wushu junior.

SKOR.id - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali adakan Internasional Virtual Wushu Championship seri ke-2, dari Kemenpora, Senayan, Jakarta, Rabu (2/12/2020).

Zaenudin Amali menyampaikan ucapan terima kasih kepada PB Wushu Indonesia yang sudah menggelar kejuaraan virtual di tengah pandemi Covid-19. 

Kejuaraan yang diikuti oleh tujuh negara, yaitu China, Singapura, Macao, Korea Selatan, Brunei Darussalam, Kazakhstan, dan Indonesia selaku tuan rumah sangat luar biasa.

"Terima kasih Wushu Indonesia tetap aktif walau ditengah-tengah pandemi, kita tahu tidak mudah untuk melakukan kegiatan," ujar Zaenudin Amali.

"Tidak banyak cabang olahraga yang masih bersemangat untuk melakukan aktivitas olahraga, tetapi wushu punya inovasi dan kreatif," katanya.

Selain diikuti tujuh negara dan 82 sasana untuk yang ke-2 ini diharapkan ada 160 atlet yang terjaring.

"Apa yang dilakukan oleh PB Wushu Indonesia seiring dan sejalan dengan apa yang digariskan pemerintah karena menitikberatkan pembinaan sejak usia dini dan dilakukan terus-menerus secara konsisten serta tidak pernah berhenti dalam situasi apapun," ucap Zaenudin. 

"Ini menjadi misi yang mulia dan cukup menantang bagi PB Wushu Indonesia karena mempersiapan pembinaan sejak usia dini, pembinaan usia muda, saya kira itu juga yang diharapkan oleh pemerintah."

Menurut Zaenudin semakin banyak melibatkan sasana-sasana yang tersebar di seluruh daerah menurutnya akan semakin banyak lagi talenta-talenta terbaik.

"Sehingga stok atlet untuk mengisi atlet-atlet nasional dan para pelapisnya akan mudah didapatkan. Hal tersebut diperlukan dukungan dari berbagai pihak," ujar Zaenudin.

Zaenudin juga ingin kegiatan ini didukung, oleh KONI, Komite Olimpiade Indonesia, dan tentu Kementerian Pemuda dan Olahraga memberikan dukungan dan suport penuh kegiatan ini.

Ketua Umum PB Wushu Indonesia (WI), Airlangga Hartarto juga menyampaikan bahwa tujuan dilaksanakan Virtual Championship tahap ke-2 tahun 2020 termasuk adanya nomor tradisional.

Hal itu untuk menjaring banyaknya atlet wushu junior yang telah memiliki teknik dasar olahraga yang didapat dari berlatih di setiap sasana.

"Pembinaan cabang olahraga wushu harus dimulai dari usia dini, berjenjang dan terus menerus, tidak boleh dilakukan secara instan oleh karenanya PB Wushu Indonesia mencari bibit atlet langsung dari sumber-sumber pembinaan," kata Airlangga Hartarto.

Ketum PB WI juga mengungkapkan bahwa organisasi wushu terus melakukan pembenahan dan saling bekerja sama dari pusat hingga daerah.

"Kepada PB Wushu Indonesia, Pengprov, Pengkab, Pengkot, serta seluruh sasana Indonesia marilah kita saling bergandeng tangan untuk bersama-sama dan bekerjasama untuk terus membina atlet," ucapnya. 

Ikuti juga InstagramFacebookYouTube dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita Wushu Lainnya:

Pandemi Covid-19, Peserta Kejuaraan Wushu Hemat Biaya

Wushu Indonesia Fokus Lahirkan Terus Atlet Berprestasi

× Image