Home > Basketball

Petarung MMA Argentina Gunakan Hadiah Rp14,1 M untuk Beri Makan Warga di Kampung Halaman

Image
Nurul Ika Hidayati

  • Emiliano Sordi adalah juara kelas berat ringan PFL 2019 yang mendapatkan hadiah uang senilai 1 juta dolar AS – sekitar Rp14,1 miliar.
  • Alih-alih untuk bermewah-mewah, bintang MMA asal Argentina itu memakai uang kemenangan itu untuk membantu warga di Rio Cuarto.
  • Dengan izin dari pemerintah daerah, mereka memasak makanan, mengemas dalam truk, lalu berkeliling kota untuk membagikannya.

SKOR.id – Emiliano Sordi bukanlah tipe orang yang menghambur-hamburkan uang demi kepuasan sendiri. Dia sosok yang peduli kepada lingkungan sekitarnya.

Bintang mixed martial arts (MAA) itu kabarnya menggunakan uang kemenangannya senilai 1 juta dollar AS – sekitar Rp14,1 miliar - untuk membantu mereka yang kekurangan di kampung halamannya, Argentina.

Emiliano Sordi memenangkan playoff dan gelar juara kelas berat ringan Professional Fighters League (PFL) sepanjang musim 2019.

Dengan catatan kemenangan MMA 22-8, ia mengalahkan lima lawannya dalam satu tahun untuk merebut sabuk kelas heavyweight dan cek senilai 1 juta dollar AS.

Alih-alih menikmati kenyamanan dengan uang sebanyak itu, Sordi menggunakannya untuk membantu ribuan orang di Rio Cuarto, kota kecil di provinsi Cordoba di Argentina.

"Saya ingin menggunakan kesempatan ini untuk membantu teman dan warga di kota saya," kata Sordi dalam bahasa Spanyol pada episode Hablemos MMA, Senin (23/11/2020).

“Saya tinggal di Rio Cuarto, sebuah kota yang teramat kecil. Mungkin hanya dihuni sekitar 180.000 jiwa. Dan, kondisi di sana terbilang sangat buruk.”

Yang dimaksud buruk oleh Sordi adalah semua sektor kehidupan. Termasuk perekonomian.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by GolpexGolpe (@golpexgolpe)

Sama seperti di tempat lain di dunia, pandemi ini sangat berdampak pada Argentina, negara dengan masa lockwond terpanjang dan paling ketat di dunia.

Tanpa berpikir terlalu dalam, Sordi merogoh kantong pribadinya dalam-dalam untuk ikut mengatasi permasalahan tersebut bagi penduduk di kotanya.

Dibantu teman-temannya dia menyusun rencana bersama untuk memasak dan membagikan makanan bagi warga di kampung halaman mereka.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Alliance Training Center (@alliancemmagym)

Tercatat dari Maret-Agustus lalu, inisiatif mereka mampu memberi makan ribuan orang.

“Selama karantina, beberapa kali kami diizinkan untuk pergi selama seminggu. Saya keluar dan mencoba membantu orang-orang dengan teman-teman saya.”

“Kami mendapatkan izin khusus yang diberikan oleh pemerintah kota, dua atau tiga kali seminggu, terkadang hanya satu kali, untuk membagikan makanan itu.”

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by ATSteveDuncan (@atsteveduncanmma)

“Kami mulai dengan memberi makanan sekitar 300 orang, hingga kami sampai pada titik di mana kami mampu memberikan makanan kepada 3.000 orang.”

“Jadi secara ekonomi, saya tidak menikmati satu pun dari hadiah 1 juta dolar AS itu.”

“Saya tidak membeli apa pun. Tidak pergi berlibur. Saya hanya tinggal di rumah. Tapi saya menggunakan semua sumber daya saya untuk membantu orang-orang yang mengalami masa sulit."

Emiliano Sordi bahkan juha diberi izin untuk menggunakan clubhouse di lingkungan tempat tinggalnya, yang memiliki ruangan dapur yang besar.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Renato Bermudez (@renato_bermudez)

“He-Man” – julukan Sordi – dan teman-temannya akan memasak untuk waktu yang lama dan terkadang bahkan sepanjang malam.

Mereka kemudian mengemas semua makanan, memuatnya ke truk, lalu berkeliling ke setiap sudut, setiap sektor, di sekitar kota tempat orang-orang sudah antri menunggu.

Sordi mengaku jiwanya hancur ketika melihat anak-anak, usia 5 atau 10 tahun, mengatakan kepadanya bahwa mereka sudah tidak makan dalam tiga hari.

Atau bahwa ibu mereka hanya akan minum teh agar mereka bisa makan.

“Sebenarnya ini pengalaman yang sulit, tetapi itu justru memberi kami keinginan yang lebih besar untuk terus membantu mereka.”

Sordi senang dia telah membantu banyak orang, tetapi mengatakan ada banyak orang di Argentina yang membutuhkan bantuan dan berada dalam kondisi yang sulit.

“Saya melakukan semua ini dengan uang sendiri. Saya tidak pernah meminta uang kepada organisasi mana pun, apalagi negara,” kata petarung 29 tahun itu.

“Saya melakukan apa yang saya bisa. Saya menginvestasikan uang saya untuk sesuatu yang memberi saya kepuasan dan itu membantu mereka yang lapar.”

Dan tampaknya tekad Emiliano Sordi itu akan berkelanjutan karena masih ada orang yang hidup dalam kelaparan di lingkungan dia tinggal.

Sebelum kasus Covid-19 meluas, Sordi selalu berlatih di Alliance MMA di San Diego.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Alliance Training Center (@alliancemmagym)

Karena perbatasan tutup di Argentina, dia pun tidak dapat pergi ke AS untuk melanjutkan pelatihan MMA-nya. Dan, efeknya berimbas pada tubuhnya.

Selama lockdown, bobot Sordi naik hingga 265 pound (120 kg), kelebihan 60 pound (27 kg) untuk kelas pertarungan yang biasanya dia ikuti.

Sekarang Sordi sudah lebih bugar dan bobotnya berkurang banyak setelah pembatasan di Argentina berkurang dan dia bisa berlatih lebih banyak.

Dia mengharapkan melakukan perjalanan ke AS pada pertengahan Desember nanti untuk memulai pelatihan untuk PFL 2021, yang akan berlangsung musim semi di Las Vegas.

Ikuti juga InstagramFacebookYouTube, dan Twitter dari Skor Indonesia.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Skor Indonesia (@skorindonesia)

Berita Entertainment Lainnya:

Rencana Asri Akbar Selepas Pensiun, Usaha Barang Bangunan hingga Bisnis Kos-kosan

VIDEO: Aksi Akrobatik Ekstrem Si Manusia Karet Stefanie Millinger yang Bikin Kagum

× Image