Home > Super League

Susunan Pemain Liga Champions: Istanbul Basaksehir vs Manchester United

Image
Muhamad Rais Adnan

  • Istanbul Basaksehir vs Manchester United digelar di Stadion Basaksehir Fatih Terim.
  • Manchester United masih belum terkalahkan dalam dua laga sebelumnya.
  • Istanbul Basaksehir mengejar poin pertama mereka pada laga ini.

SKOR.id - Istanbul Basaksehir bakal menjamu Manchester United dalam lanjutan Grup H Liga Champions 2020-2021.

Laga kedua tim akan digelar di Stadion Basaksehir Fatih Terim, Rabu (4/11/2020) atau Kamis (5/11/2020) dini hari WIB.

Ini akan menjadi tantangan tersendiri bagi Manchester United yang selalu menuai poin penuh dari dua laga yang telah mereka jalani sebelumnya.

Pasalnya, Istanbul Basaksehir saat ini mengincar poin pertama mereka lantaran kini masih terpuruk di posisi buncit Grup H. 

Pada laga ini, Manchester United menerapkan skema 4-3-1-2. Dean Henderson dipercaya berada di bawah mistar gawang.

Empat kuartet lini belakang dihuni oleh Luke Shaw, Harry Maguire, Axel Tuanzebe, serta Aaron Wan-Bissaka.

Sedangkan lini tengah dihuni Bruno Fernandes, Nemanja Matic, dan Juan Mata. Satu pemain yang disiapkan sebagai penyerang lubang adalah Donny van de Beek untuk menopang pergerakan dua striker utama, Marcus Rashford dan Anthony Martial.

Sementara itu, Istanbul Basaksehir yang dilatih Okan Buruk menerapkan pola 4-3-2-1.

Berikut susunan pemain kedua tim:

Istanbul Basaksehir: M. Gunok; Rafael, Martin Skrtel, A. Epureanu, B. Bolingoli-Mbombo; D. Aleksic, I. Kahveci; E. Visca, B. Ozcan, D. Turuc; D. Ba

Pelatih: Okan Buruk

Manchester United: Dean Henderson; Luke Shaw, Harry Maguire, Axel Tuanzebe, Aaron Wan-Bissaka; Bruno Fernandes, Nemanja Matic, Juan Mata; Donny van de Beek; Marcus Rashford, Anthony Martial   

Pelatih: Ole Gunnar Solskjaer

SKORStats

 

Ikuti juga InstagramFacebookYouTube dan Twitter dari Skor Indonesia.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Robert Rene Albert datang dari Belanda ke Swedia untuk melatih, lalu melanjutkan perjalanan kepelatihan jauh dari Eropa, Asia Tenggara. Awal 1990-an tepatnya 1992, Robert Rene Alberts menginjakkan kakinya di Malaysia. Kala itu, usia sang pelatih 38 tahun dan bekerja untuk Kedah FA. Setahun menangani Kedah FA, Robert Rene Alberts memberikan dua gelar atau double winners bagi skuad Lang Merah. Kedah FA di bawah asuhan pelatih asli Belanda ini menjuarai Liga Malaysia dan Piala Malaysia musim 1993. Sukses di Malaysia, Robert Rene Alberts meneruskan karier di Singapura per 1996. Namun, dia baru membawa tim asuhannya juara pada 1999 dan klub yang ditangani itu adalah yang kedua dari Liga Singapura. Home United, yang kini bernama Lion City Sailors FC, menjadi juara Liga Singapura berkat tangan dingin Robert Rene Alberts. Setelah sekitar satu dekade lebih tanpa gelar, Robert Rene Alberts masuk Indonesia pada 2010. Arema Indonesia merasakan tangan dingin dari sang arsitek dan menjadi juara kasta teratas Liga Indonesia atau Indonesia Super League 2010. Lalu, pelatih yang kini menangani Persib Bandung ini kembali bawa tim jadi juara pada Liga Malaysia. Menangani Sarawak FA untuk kali kedua, skuad berjulukan Bujang Senang ini dibawanya promosi ke Liga Super Malaysia 2014. Sarawak FA promosi dengan bekal juara kasta kedua Liga Malaysia atau Liga Premier Malaysia 2013. Empat gelar juara hasil tangan dingin Robert Rene Alberts ini membuktikan pelatih asal Belanda ini adalah penguasa Asia Tenggara.

A post shared by Skor Indonesia (@skorindonesia) on

Berita Liga Champions Lainnya:

Chelsea vs Rennes: Lagi, The Blues Disebut Calon Juara Liga Champions

Tebar Psywar, Pelatih Dynamo Kiev Sebut Barcelona Bukan Favorit Juara Liga Champions

× Image