Home > Liga Inggris

Perdana Menteri Jepang Tegaskan Olimpiade Tokyo Bergulir Tahun Depan

Image
Muhammad Ramdan

  • Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga menegaskan Olimpiade Tokyo tetap bergulir tahun depan.
  • Pandemi Covid-19 membuat Olimpiade Tokyo mundur menjadi 23 Juli-8 Agustus 2021.
  • Yoshihide Suga menggantikan Shinzo Abe yang memilih mundur dari jabatan Perdana Menteri Jepang.  

SKOR.id - Perdana Menteri (PM) Jepang Yoshihide Suga kembali menegaskan bahwa Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo bakal berlangsung tahun depan. 

Seperti dilansir Inside The Games, Minggu (18/10/2020), Yoshihide Suga menyampaikan hal tersebut di kantor pusat Kyodo News, Tokyo, Jepang. 

"Saya ingin pastikan Olimpiade (tetap) berlangsung tahun depan," kata pria yang gantikan Shinzo Abe sebagai PM Jepang, September 2020.

Yoshihide Suga mengatakan keberhasilan Jepang menyelenggarakan Olimpiade Tokyo bakal jadi bukti keberhasilan umat manusia menaklukkan virus corona.

Olimpiade Tokyo sejatinya dijadwalkan 24 Juli-9 Agustus 2020. Namun, pandemi Covid-19 membuat ajang tersebut mundur jadi 23 Juli-8 Agustus 2021.

Pun demikian dengan Paralimpiade Tokyo yang akhirnya dijadwalkan berlangsung pada 24 Agustus- 5 September 2021.

Pandemi Covid-19 di dunia yang belum juga mereda sempat memunculkan kekhawatiran Olimpiade Tokyo batal diselenggarakan. 

Panitia Pelaksana Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo (TOCOG) berencana menggelar pesta olahraga empat tahunan itu dengan latar krisis kesehatan global.

Satgas penanggulangan virus corona, yang terdiri dari perwakilan pemerintahan Jepang dan TOCOG, menilai dengan segala skenario, Olimpiade bisa sesuai jadwal.

Soal kebijakan yang nanti berlaku, diharapkan bisa diumumkan sebelum akhir tahun ini. Salah satunya kemungkinan mencabut larangan masuk bagi turis asing. 

Jika larangan bagi turis asing dicabut, yang saat ini untuk 159 negara, sudah mencakup pemeriksaan dan asuransi kesehatan, serta pusat kesehatan eksklusif. 

PM Jepang Yoshihide Suga ingin menyelamatkan industri pariwisata, seiring dengan keberhasilan Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo, tahun depan. 

Lebih lanjut, pria 71 tahun itu dijadwalkan bertemu Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC) Thomas Bach, bulan depan. Sebelumnya, mereka berbincang via telepon.

Thomas Bach dan Yoshihide Suga berkomitmen menyelenggarakan Olimpiade yang "aman" dan menjamin keselamatan atlet maupun penonton.

Sejauh ini, Jepang melaporkan lebih dari 91.400 kasus positif virus corona, dengan angka kematian mencapai 1.650. Jepang dianggap mampu mengendalikan virus. 

Ikuti juga InstagramFacebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita Olimpiade Lainnya: 

Ini Langkah yang Ditempuh Menpora agar Pencak Silat Digelar dalam Olimpiade 2024

Presiden IOC Bakal Kunjungi Jepang untuk Bahas Persiapan Olimpiade 2020

× Image