Home > Liga Inggris

Peduli Kesehatan Masyarakat Saat Pandemi, DBL Indonesia Gelar Lomba Lari Virtual

Image
Krisna Daneshwara

  • DBL Indonesia melalui brand activewear AZA gelar lomba lari virtual pada 24-31 Oktober 2020.
  • Lomba bertajuk AZA Virtual Run 2020 ini ingin ajak masyarakat aktif olahraga di tengah pandemi. 
  • DBL menggelar ajang ini bekerja sama dengan komunitas lari terbesar di Indonesia, RunHood. 

SKOR.id - Operator kompetisi basket antarsekolah, DBL Indonesia, menunjukkan komitmen dan kepeduliannya terhadap kesehatan masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

Melalui brand activewear AZA, mereka bakal mengadakan lomba lari virtual bertajuk AZA Virtual Run 2020 yang digelar pada 24-31 Oktober 2020 mendatang.

Event AZA Virtual Run 2020 ini nantinya diselenggarakan DBL Indonesia bekerja sama dengan komunitas lari terbesar di Indonesia, RunHood.

Sekilas, DBL Indonesia dan Aza memang lebih identik dengan olahraga basket.

Namun, dengan virtual run ini, mereka juga ingin membuat masyarakat mencintai lari yang merupakan ibu dari seluruh olahraga.

Olahraga lari juga sangat penting sebagai pencegahan terhadap virus corona (SARS Cov-2) yang merupakan penyebab dari Covid-19.

"Sekitar 75-80 persen perang melawan Covid-19 adalah melalui pencegahan. Salah satunya dengan cara menjaga imunitas tubuh, termasuk tetap berolahraga," ujar founder AZA dan CEO DBL Indonesia, Azrul Ananda dalam rilisnya, Senin (7/9/2020).

"Namun sayangnya, di saat orang sadar pentingnya berolahraga, event olahraga juga sulit diadakan. Untuk itulah diadakan AZA Virtual Run. Lari merupakan olahraga yang mudah dilakukan di mana saja tanpa membutuhkan banyak alat." 

Azrul Ananda menambahkan, pendaftaran AZA Virtual Run akan dibuka pada 8 September 2020 dengan jumlah peserta terbatas.

Seluruh masyarakat Indonesia dari Sabang sampai Merauke boleh mengikuti perlombaan ini.

Founder RunHood, Adystra Bimo mengatakan sangat penting menyelenggarakan program yang menggerakkan masyarakat untuk berolahraga.

"Orang berolahraga itu membutuhkan tujuan sehingga kami, dari RunHood, ingin mengembangkan kultur lari di seluruh pelosok Indonesia," ujar Adystra Bimo

"Bersama AZA dan DBL Indonesia yang sudah terbiasa mengembangkan olahraga di seluruh pelosok negeri, kami berharap masyarakat makin memahami betapa pentingnya olahraga lari sejak dini sebelum akhirnya masuk ke olahraga lain," imbuhnya.

Adystra Bimo juga mengimbau kepada seluruh peserta untuk mematuhi protokol kesehatan Covid-19. Ini demi mencegah penularan virus corona jenis baru tersebut. 

Ikuti juga InstagramFacebookYouTube, dan Twitter dari Skor Indonesia.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Pengen nyoba nyari keringet dengan olahraga yang gak umum? Main basket, berenang, atau main biliar mungkin udah jadi olahraga yang banyak dimainin banyak orang. Tapi ternyata, dari banyaknya olahraga yang ada, ternyata ada beberapa olahraga ‘aneh’ yang dimainin dan pernah jadi cabang olahraga resmi di pertandingan sekelas Olimpiade, lho. Di antaranya itu ada olahraga nembakin burung merpati, muter-muterin pin bowling, sampe olahraga yang udah rajin dimainin pas tujuh belasan: tarik tambang (kecuali tujuh belasan tahun ini, hiks). Dan ternyata, walaupun aneh, olahraga ini juga tetep nyehatin dan punya sejarahnya tersendiri. Udah siap menyambut hari olahraga nasional? Kalo udah, kali ini, @kokbisa bareng @skorindonesia bawain beberapa parade olahraga ‘teraneh’ di Olimpiade. Mana yang tertarik kamu cobain? #kokbisa

A post shared by Skor Indonesia (@skorindonesia) on

Berita Olahraga Lainnya:

Acara Gowes Sepeda 101 Kilometer Jktridenow Sukses Buat Peserta Terkesan

PRURide Indonesia 2020 Virtual Ride Kumpulkan Rp 300 Juta untuk Lawan Pandemi Covid-19 

× Image